Realisasi Pajak Daerah Kota Cimahi Lampaui Target Ditengah Pandemi Covid-19
Cimahi - Realisasi hasil pajak daerah di Kota Cimahi sukses melebihi target meski belum tutup buku. Tercatat hingga pekan ini realisasinya sudah mencapai Rp. 137.526.773.853 atau 100,71 persen dari target Rp. 136.545.238.041.
"Kalau untuk pajak daerah secara keseluruhan itu sudah melebihi target sebetulnya. Sudah 100 persen lebih,” terang kata Kepala Bidang Penerimaan dan Pengendalian Pendapatan pada Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kota Cimahi, Emir Faisal melalui Kassubid Penerimaan Penagihan dan Keberatan, Faisal, Senin (23/11/2020).
Di Kota Cimahi, ada sembilan jenis pajak yang masuk ke PAD. Yakni pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan, pajak reklame, Pajak Penerangan Jalan (PJJ), Pajak Parkir, Pajak Air Tanah (PAT), Pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah (BPHTB) dan Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan.
Dari Sembilan jenis pajak tersebut, realisasinya rata-rata sudah melebihi target perubahan. Seperti Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan yang merupakan penyumbang tebesar dari pajak daerah untuk PAD Kota Cimahi.
Realisasinya hingga November ini sudah mencapai Rp. 52.390.984.780 atau 108,02 persen dari target perubahan yang mencapai Rp. 48.500.391.242.
“Yang belum sesuai target itu ada beberapa. Seperti restoran baru 98,86% persen. BPHTB baru 94,91 persen,” beber Faisal.
Meski begitu, ada satu jenis pajak yang nyaris mustahil mencapai target yakni pajak hiburan bisa tercapai tahun ini. Pasalnya, aktivitas hiburan di Kota Cimahi nyaris lumpuh selama pandemi Covid-19. Tahun ini, pajak hiburan ditargetkan bisa menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp. 370.019.000. Namun realisasinya baru mencapai Rp. 210.343.133 atau 56,85 persen. Padahal, target tersebut sudah direvisi akibat pandemi Covid-19.
“Capaian pajak hiburan paling kecil, sepertinya gak akan sesuai target," ucapnya.
Pajak hiburan di Kota Cimahi biasanya didapat dari permainan anak, seperti game master dan sebagainya. Namun sejak pandemi Covid-19, sektor hiburan tersebut otomatis terhenti, yang berdampak terhadap pemasukan pajaknya. “Game master kan belum bisa buka, makannya gak bisa di-push lagi,” ucap Faisal.
*Pajak Daerah
Target Hasil Pajak Daerah Rp136.545.238.041,00 Realisasi Rp137.526.773.853,00 (100,71%)
Jenis Pajak
Target Pajak Hotel Rp274.703.500 Realisasi Rp384.229.522 (139,87%)
Target Pajak Restoran Rp 12.206.500.868 Realisasi Rp12.067.178.507 (98,86%)
Target Pajak Hiburan Rp370.019.000 Realisasi Rp210.343.133 (56,85%)
Target Pajak Reklame Rp1.225.000.000 Realisasi Rp2.026.594.050 (165,44%)
Target Penerangan Jalan Rp35.610.829.943 Realisasi Rp34.299.686.279 (96,32%)
Target Pajak Parkir Rp423.050.000 Realisasi Rp593.441.204 (140,28%)
Target Pajak Air Tanah Rp8.076.966.704 Realisasi Rp7.214.947.804 (89,33%)
Target Pajak BPHTB Rp29.857.776.784 Realisasi Rp28.339.368.574 (94,91%)
Target PBB Rp48.500.391.242 Realisasi Rp52.390.984.780 (108,02%)