Selasa, 3 September 2019 12:29

Rasionalisasi Anggaran Hambat Eksekusi Lahan SPAM Leuwilayung

Sungai Leuwilayung yang akan Dijadikan Sumber Air SPAM Leuwilayung [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - Pembebasan lahan untuk pembangunan Sistem Pengolahan Air Minum (SPAM) Leuwilayung di Kelurahan Citeureup, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi dipastikan batal diekseksui tahun ini.

Sebelumnya, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi menargetkan pembebasan lahan seluas 8.000 meter persegi itu bisa dieksekusi tahun ini. Namun karena anggarannya terdampak rasionalisasi, akhirnya pembebasannya mundur ke tahun depan.

"Tahun ini gak terealisasi karena kemarin kena rasionalisasi. Insya Alloh tahun depan kita sudah mulai pembebasan lahan," kata Kepala DPKP Kota Cimahi Muhammad Nur Kuswandana saat ditemui di Pemkot, Jalan Rd. Hardjakusumah, Selasa (3/9/2019).

Setelah tuntas dengan pembebasan lahan, pihaknya akan langsung melelangkan pembangunan fisik SPAM-nya. Kapasitas SPAM Leuwilayung rencananya akan menampung hingga 50 liter air per detik, dengan total maksimal 5.000 sambungan rumah.

"Termasuk bangun SR sama JDU (Jaringan Distribusi Utama (JDU). Mudah-mudahan terlaksana," ujar Nur. Berdasarkan hasil kajian Detail Engineering Design (DED), total anggaran yang dibutuhkan untuk pembebasan lahannya mencapai Rp 20 miliar. Sedangkan untuk pembangunan SPAM juga mencapai Rp 20 miliar.

"Kami sudah (hitung) dengan appraisal, mudah-mudahan tahun depan tinggal membayar. Kita alokasikan juga untuk pembuatan SPAM-nya. Itu (anggaran) seluruhnya dari Pemkot Cimahi," pungkasnya.