Kamis, 2 Januari 2020 9:29

Puluhan Rumah di Pajagalan Rusak parah Diterjang Air dan Lumpur

Korban Banjir Saat Menunjukan Surat KK [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - Sebanyak 77 rumah yang dihuni 300 jiwa di Kampung Pajagalan RT RT 05/02 Desa Cipeundeuy Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengalami kerusakan setelah diterjang banjir pada Selasa (31/12/2019) sore.

Data itu diungkapkan Kepala Badan Penangguulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB Duddy Prabowo saat menemani Bupati Bandung Barat Aa Umbara di lokasi banjir pada Rabu (1/1/2019).

"Ada 77 rumah dan 300 jiwa. Mereka mengungsi ke kerabatnya, ada yang di Musola," terangnya.

Banjir yang menerjang saat hujan deras itu disebabkan robohnya benteng pembatas antara pemukiman warga dengan aliran sungai, sehingga airnya langsung merendam rumah warga hingga 2 meter.

Akibat terjangan banjir itu, rumah-rumah warga mengalami kerusakan seperti dinding jebol. Kemudian, harta benda seperti peralatan elektronik, pakaian, surat-surat juga kebanyakan tidak terselamatkan.

rumah-rumah warga mengalami kerusakan Yang Cukup Parah

Duddy menyebutkan, dari 70 rumah yang mengalami kerusakan, 30 di antaranya mengalami kerusakan yang cukup parah. Sementara sisanya mengalami kerusakan tergolong sedang.

"Hampir 90 persen rusak berat. Ada juga yang rusak sedang. Kalau Barang-barang hancur enggak terselamatkan," ungkapnya.

Untuk penanganan sementara, lanjut Duddy, akan dibangun tanggul agar luapan air dari sungai tidak lagi masuk ke pemukiman warga. "Yang jebel itu benteng panjangnya 30 meter. Kalau tingginya sekitar 2 meter," katanya.

Cucun (29), warga Kampung Pajagalan yang terdampak mengaku resah akan adanya banjir susulan. Pasalnya, musim penghujan masih akan terjadi.

"Iya khawatir banjir lagi kalau hujan besar. Ini juga sudah parah," tuturnya.