Puluhan Organisasi Masyarakat Sipil dan Tokoh Nasional serukan Perlawanan terhadap Terorisme
Limawaktu.id,- Gerakan Warga Lawan Terorisme yang terdiri dari tokoh lintas-iman, lintas-profesi dan masyarakat adat mengutuk keras tindak kejahatan terorisme dan menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban dan keluarga, demikian pernyataan sikap Wahid Foundation yang diterima limawaktu.id, Selasa (15/5/18).
Gerakan Warga Lawan Terorisme menyatakan tekad bersama untuk melawan aksi terorisme yang telah menghancurkan nilai kemanusiaan dan menyebarkan rasa ketakutan serta memecah belah bangsa, serta dalam jangka panjang dapat menghancurkan NKRI.
"Kami percaya bahwa persaudaraan anak bangsa akan terus menjadi lebih kokoh dalam menghadapi tantangan ini guna mempertahankan Indonesia berdasarkan Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI," ujar narahubung Wahid Foundation, Taty.
Selain itu Gerakan Warga Lawan Terorisme menyatakan tekad dan seruan, diantaranya:
- Mendesak pemerintah dan parlemen untuk segera mensahkan Revisi UU Anti Terorisme sebagai bagian dari sistem peradilan pidana (criminal justice system) yang didasarkan supermasi sipil dan sesuai dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia;
- Mewujudkan jaminan perlindungan hak kebebasan beragama dan berkeyakinan;
- Meminta kepada pihak media, khususnya televisi untuk tidak mengundang dan menampilkan tokoh-tokoh agama, politisi dan pihak manapun yang menyebarkan syiar kebencian, permusuhan, ekstrimisme dan diskriminasi.