Produksi Pertanian Minim, dari Mana Pemkot Cimahi Penuhi Kebutuhan Pangan Warganya?
Cimahi - Ketersediaan lahan yang terbatas membuat Kota Cimahi bakal terus menggantungkan suplai pangan dari daerah lain. Khususnya ketersediaan beras dan sembako lainnnya.
Kepala Bidang Pertanian pada Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi, Mita Mustikasari mengatakan, produksi padi yang ada di Kota Cimahi setiap tahunnya sangat terbatas dan jelas tidak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Kota Cimahi yang mencapai 500 ribu jiwa lebih.
"Dari seluruh kebutuhan hanya 4 persen yang bisa dipenuhi dari produksi Cimahi, selebihnya dari luar, karena lahannya terbatas tinggal 137 hektare," kata Mita saat ditemui, Kamis (28/5/2020).
Tahun lalu, produksi padi di Kota Cimahi mencapai 1.559,4 ton yang didapat dari 85 hektare lahan sawah di Kecamatan Cimahi Utara, 8 hektare di Kecamatan Cimahi Tengah dan 47 hektare di Kecamatan Cimahi Selatan yang digarap 505 petani. Hasil produksi padi tersebut mayoritas hanya untuk konsumsi pribadi pemilik dan petani penggarap.
"Kalau untuk padi sebagian besar dikonsumsi sendiri. Ada sih yang dijual tapi enggak terlalu banyak," sebut Mita.
Untuk meningkatkan produktifitas padi tahun ini, terang Mita, pihaknya melakukan berbagai upaya. Di antaranya penggunaan Varietas Unggul Baru (VUB), penerapan teknologi sistem tanam jajar legowo, pemakaian pupuk berimbang.
Kemudian penggunaan alat mesin pertanian secara optimal, pengendalian hama dan penyakit tanaman hingga panen padi tepat waktu.
"Iya mudah-mudahan dengan upaya-upaya tersebut bisa terus meningkatkan produksi padi di Kota Cimahi," sebut Mita.
Agar lahan lahan tersisa tidak tergerus, terang Mita, pihaknya sudah memasukan 15,34 hektare lahan sawah menjadi Lahan Pangan Pertanian Berkelanjutan (LP2B) yang tercantum dalam Peraturan Daerah (Perda) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Cimahi.
"Tidak boleh beralih fungsi itu. Kita masukan ke dalam Perda RDTR. (Sisanya) kita berharap tidak beralihfungsi," ujar Mita.
Untuk produksi pertanian holtikultura dan tanaman palawija di Kota Cimahi, lanjut Mita, kebanyakan untuk dijual ke berbagai daerah di wilayah Bandung Raya. Seperti Pasar Caringin, Kota Bandung.
Tercatat lahan holtikulutra yang tersisa di Kota Cimahi mencapai 260 hektare. Mayoritas berada di Kecamatan Utara. Lahan tersebut ditanami berbagai macam sayuran seperti kangkung, bayam, sawi dan berbagai jenis sayuran lainnya.
"Biasanya kalau sayuran itu di jual di seputaran Bandung Raya. Kurang lebih ada 260 hektare untuk lahan holtikultura," tandas Mita.