Pemkot Cimahi Ingin Kembangkan Bio Gro, Apa Itu?
Limawaktu.id - Pemkot Cimahi tertarik untuk mengembangkan obat organik penyubur tanah dan tanaman yang diberi 'Bio Gro'. Obat tersebut diklaim bisa meningkatkan produksi dan menghasilkan panen yang berkualitas.
Hal itu disampaikan Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna saat menghadiri pengenalan tanam padi modern di sawah Jalan Aruman RT 02/07 Kelurahan Cibabat, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, Minggu (27/10/2019).
"Mudah-mudahan hasil ini bisa kita kembangkan di kelompok tani lain," kata Ajay. Obat tanaman organik itu baru diujicobakan untuk tanaman padi di Kelurahan Citeureup dan Kelurahan Cibabat. Hasilnya, diklaim ada peningkatan produksi.
"Dari panen gak pake obat ini hasilnya 3,5 ton, setelah (pakai bio gro) jadi 2 kali lipat," ujar Ajay. Ke depan, pihaknya berencana untuk menerapkan penggunaan obat organik tanaman itu diseluruh lahan sawah di Kota Cimahi. Ia akan berdiskusi terlebih dahulu dengan Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi. "Dengan hasil ini kami akan diskusi lanjut. Kelompok tani akan kami ajak memakai obat ini. Kami akan turun tangan, edukasi ke kelompk tani. Akan kami gratiskan," jelasnya.
Kepala Bidang Pertanian pada Dispangtan Kota Cimahi, Mita Mustikasari menambahkan, setelah melihat hasil panen di Cibabat dan Citeureup, ke depan pihaknya memang berencana mengujicobakan obat organik baru ini di seluruh sawah di Kota Cimahi. "Ke depan mau coba diimplementasikan kalau ini berhasil. Baru rencana mau diujicobakan di seluruh di Kota Cimahi," ujarnya.