Pemkab Bandung Barat Akan Daftarkan Karya Ase Rukmantara Miliki HAKI
Limawaktu.id, Bandung Barat – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat akan mendaftarkan secara resmi Lagu Karatagan Bandung Barat dan Himne Bandung Barat yang diciptakan H. Ase Rukmantara, supaya terdaftar dan memiliki Hak Atas Kekayaan Intektual (HAKI) untuk memberikan penghormatan atas jasa seniman Bandung Barat dalam membangun identitas budaya.
“Sejak tahun 2008 lagu ini lahir melalui sayembara, namun hingga kini belum terdaftar resmi dalam HAKI. Karena itu, kami akan merapihkan administrasinya agar lebih jelas dan diakui secara hukum sebagai milik Pemda, dengan tetap mengabadikan nama pencipta,” terang Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail,Kamis, 28 Agutus 2025.
Trekait dengan pendaftaran HAKI tersebut, Jeje dan Wakil Bupati Asep Ismail menemui kediaman H. Ase Rukmantara, maestro seni pencipta Karatagan Bandung Barat dan Himne Bandung Barat, di RW 13 Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat.
Menurut Jeje, langkah ini merupakan wujud apresiasi Pemkab Bandung Barat terhadap karya seni lokal. “Lagu ini sering berkumandang dalam upacara dan acara resmi, tapi masih banyak yang belum tahu siapa penciptanya. Hari ini kita saksikan langsung kiprah beliau, luar biasa jiwa seninya. Bahkan tadi kami sempat berkolaborasi, Pak Ase main suling, saya main gitar, dan suaranya masih sangat bagus,” katanya.
Dia menjelaskan, pihaknya juga menyampaikan dukungan pemerintah terhadap pembangunan Masjid Al-Bakri yang menjadi harapan H. Ase Rukmantara. Pemkab Bandung Barat telah mengalokasikan bantuan sebesar Rp50 juta untuk pembangunan masjid tersebut.
Sementara itu, H. Ase Rukmantara menyampaikan harapannya agar karya yang ia ciptakan tetap menjadi identitas Bandung Barat untuk selamanya.
“Lagu ini kami ambil dari moto luhur para pemimpin Bandung Barat agar masyarakat selalu rapih, tangguh, dan berwibawa. Apalagi kini terasa selaras dengan visi misi AMANAH Bapak Bupati,” ucapnya.
Dia berharap pemerintah terus memberikan ruang lebih luas bagi seniman lokal untuk berkarya.
“Karya seni bukan hanya hiburan, melainkan identitas daerah. Dengan dukungan nyata dari pemerintah, kita bisa melahirkan generasi seniman baru yang akan terus mengharumkan nama Bandung Barat,” tegasnya.