Selasa, 21 April 2026 11:29

Pemerintah Buka Rekrutmen 30.000 Manajer Koperasi

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya [Instagram]

Limawaktu.id, Jakarta - Pemerintah secara resmi membuka program rekrutmen nasional guna mencari 30.000 manajer Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih. Masa pendaftaran untuk rekrutmen ini tengah berlangsung mulai dari tanggal 15 hingga 24 April 2026

Langkah strategis ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat perekonomian di tingkat desa melalui pembentukan 80.000 unit koperasi yang saat ini masih dalam tahap pembangunan

Program ini telah dibahas lebih lanjut oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya bersama dengan Menteri Koperasi Ferry Juliantono di Jakarta

“Rekrutmen ini secara khusus ditujukan untuk mencari sosok manajer andal yang akan memimpin jalannya operasional koperasi desa, sekaligus bertugas mengelola tenaga kerja yang direkrut langsung dari masyarakat setempat,” ungkap Teddy dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 21 April 2026.

Menurut Teddy, para pelamar yang nantinya dinyatakan lolos seleksi akan dibekali keahlian terlebih dahulu melalui pelatihan manajerial dan perkoperasian

“Masa pelatihan ini akan berlangsung selama kurang lebih dua bulan sebelum para manajer resmi bertugas,” katanya.

Dia menjelaskan, dalam pelaksanaannya, mereka akan bekerja di bawah koordinasi lintas kementerian dan lembaga, terutama Kementerian Koperasi serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

.Secara keseluruhan, pemerintah memproyeksikan adanya pembukaan lapangan kerja yang sangat masif. Kebutuhan tenaga kerja diperkirakan mencapai 800.000 orang untuk mendukung penuh operasional puluhan ribu koperasi tersebut

Nantinya, setiap unit koperasi minimal akan diisi oleh satu orang manajer beserta sepuluh orang pekerja. Melalui program Koperasi Merah Putih ini, pemerintah berharap dapat mempercepat perputaran ekonomi di desa

“ Selain itu, inisiatif ini ditargetkan mampu memotong rantai distribusi yang selama ini menjadi kendala, serta meningkatkan nilai jual produk-produk hasil masyarakat lokal secara lebih terarah dan menguntungkan,” pungkasnya.

.