Kamis, 10 Oktober 2019 18:30

Pedagang Minta Tangkuban Parahu Turun Level, PVMBG Jawab Begini!

Ishak Jeri, perwakilan pedagang TWA Tangkuban Parahu [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - Sejumlah orang yang mengatasnamakan pedagang Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu meminta Pusat Vulkanogi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) segera
menurunkan status Tangkuban Parahu menjadi normal. Seperti diketahui, status Gunung Tangkuban Parahu masih berada pada level II waspada sejak mengalami erupsi beberapa waktu lalu.

Permintaan itu dituangkan dalam surat permohonan yang dilayangkan. Mereka menganggap secara visual dan peninjauan lainnya, kondisi kawah Ratu Gunung Tangkuban Parahu sudah dalam keadaan baik dan tidak ada lagi peningkatan aktivitas vulkanik.

Dalam surat tersebut, pedagang juga mengeluhkan tidak adanya penghasilan sejak kunjungan wisata ke TWA Tangkuban Parahu ditutup pada dua bulan lalu sebab memang sama sekali tidak melakukan transaksi jual beli.

Ishak Jeri, perwakilan pedagang TWA Tangkuban Parahu membenarkan jika pihaknya yang membuat surat permohonan yang ditandatangani beberapa orang perwakilan pedagang. "Kami melihat aktivitas gunung sudah agak baikan. Kalau begitu, kami minta statusnya diturunkan jadi normal," kata Ishak, Kamis (10/10/2019).

Surat tersebut dibuat tanggal 8 Oktober 2019 kemudian dititipkan kepada PT GRPP selaku pengelola TWA Tangkuban Parahu untuk disampaikan kepada pihak PVMBG. Sementara itu, Kepala Bidang Mitigasi Gunung Api PVMBG, Hendra Gunawan menyatakan, tidak bisa segera menurunkan status Tangkuban Parahu dari waspada menjadi normal.

"Ini kan semua berproses, ada tahapannya. Di rangkaian kerja dan persuratan dan semuanya sudah kita lakukan itu. Pada akhirnya kan, ini ada di keputusan akhir dan bukan pada keputusan saya," ungkap Hendra saat dihubungi.

Pihaknya meminta masyarakat khususnya pedagang agar bersabar meski saat ini terjadi penurunan aktivitas vulkanik Tangkuban Parahu. "Itu kan berproses, mohon bersabar saja. Sudah ada penurunan, tapi kan keputusannya tetap bukan di level kita yang di sini," sambungnya.

PVMBG juga merekomendasikan kepada pengunjung, wisatawan, pendaki serta pedagang agar tidak mendekati puncak kawah dalam radius 1,5 kilometer dari kawah aktif karena erupsi menerus (microtremor) masih kerap terjadi.