Pasca Banjir Bandang, Warga Pajagalan Butuh Pakaian Dalam
Limawaktu.id - Ratusan warga Kampung Pajagalan RT 05/02 Desa Cipeundeuy Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat (KBB) masih berkutat dengan kegiatan bersih-bersih pasca banjir bandang pada Selasa (31/12/2019).
Rumah-rumah mereka terendam banjir hingga 2 meter saat hujan deras hingga menyisakan rumput sekitar 50 cm. Harta benda seperti peralatan elektronik hingga pakaian warga ikut terendam dalam peristiwa dipenghujung tahun 2019 itu.
Berdasarkan pantauan pada Kamis (2/1/2020), warga dibantu para relawan dari berbagai elemen masih membersihkan sisa lumpur di rumah-rumah warga. Sementara aktifitas bekerja yang sebagian sebagai buruh pabrik pun terpkasa berhenti sementara.
Untungnya, aktifitas anak sekolah untuk sementara ini tidak terganggu mengingat masih dalam masa libur panjang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir bandang itu.
"Kalau barang-barang, harta benda semuanya habis terendam," kata Ketua RT 05 Dedi Supriadi saat ditemui di lokasi.
Ada 77 rumah yang terendam, yang membuat 300 warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabatnya. Ada 30 rumah yang mengalami rusak berat.
"Hampir 99 persen itu mengungsi di rumah sodaranya yang deket dari sini. Sisanya itu ada di pengungsian deket dari sini," tutur Dedi.
Sejauh ini, kata dia, sudah ada uluran bantuan dari berbagai pihak dari mulai makanan dan minuman, pakaian laik pakai, pengobatan dan sebagainya. Namun, warga berharap uluran bantuan tetap datang sampai kondisi di wilayahnya benar-benar pulih.
"Untuk sekarang, warga itu kebanyakan membutuhkan pakaian dalam. Karena semuanya enggak tersisa. Kalau posko-posko sudah ada," katanya.
Sebelumnya, banjir bandang itu disebabkan jebolnya benteng yang menjadi penahan air dari saluran Sungai Cihaur Geulis yang tepat berada di samping pemukiman. Akibatnya, air langsung merendam rumah warga.