Rabu, 1 April 2026 19:10

Panglima TNI Takziah ke Rumah Duka Kapten Inf Zulmi Aditya

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan takziah ke rumah duka Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar yang gugur di Lebanon, di Kampung Cikendal Kelurahan Cipageran Kota Cimahi, Rabu, 1 April 2026. [instagram@91agussubiyanto]

Limawaktu.id, Kota Cimahi - Seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) asal Cimahi Prajurit TNI asal Cimahi, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar menjadi salah satu orang yang  gugur dalam serangan di Lebanon Selatan saat menjalankan misi perdamaian.

Risman Efendi, kakak sepupu mendiang Kapten Zulmi, mengatakan adiknya semestinya mengakhiri masa tugas sebagai Satgas Perdamaian UNIFIL pada April mendatang.

"adik saya ini sudah setahun dinas jadi Satgas Perdamaian, seharusnya  bulan depan itu tugasnya selesai," kata Risman kepada awak media.

Pada Rabu, 1 April 2026, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan takziah ke rumah duka di Kampung Cikendal Kelurahan Cipageran Kota Cimahi.

Di akun Instagram pribadinya, Agus Subiyanto mengungkapkan, Keluarga besar TNI kehilangan 3 prajurit terbaiknya dalam misi perdamaian dunia, satgas Batalyon Mekanis XXIII-S/UNIFIL di Lebanon. Adapun prajurit yang gugur dalam misi pemeliharaan perdamaian tersebut adalah Almarhum Mayor Inf anumerta Zulmi Aditya, Serka anumerta M. Nur Ichwan dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon.

"Kepada keluarga yang ditinggalkan, saya hadir untuk menguatkan, menghormati, dan menjaga amanah pengorbanan itu, Semoga almarhum Husnul khatimah dan diberikan derajat kemuliaan syahid disisi Allah SWT. Aamiin” tulis Agus

Seperti dikatehui, Misi UNIFIL sendiri merupakan operasi penjaga perdamaian yang dibentuk oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menjaga stabilitas dan keamanan di perbatasan antara Lebanon dan Israel. Dalam misi ini, prajurit TNI dikenal memiliki reputasi baik berkat profesionalisme, disiplin, serta pendekatan humanis kepada masyarakat setempat.

Prajurit asal Cimahi tersebut tergabung dalam Kontingen Garuda yang menjadi representasi Indonesia di panggung global. Selain menjalankan tugas pengamanan wilayah, mereka juga aktif dalam kegiatan sosial seperti pelayanan kesehatan, distribusi bantuan kemanusiaan, hingga membangun kedekatan dengan warga lokal.

Keikutsertaan prajurit TNI dalam misi UNIFIL bukan hanya membawa nama baik Indonesia, tetapi juga menunjukkan komitmen bangsa dalam menjaga perdamaian dunia. Warga Cimahi pun turut bangga atas dedikasi salah satu putra daerahnya yang mengemban tugas negara di wilayah konflik.