Senin, 29 Juni 2026 11:59

Ngatiyaiana Apresiasi Upaya TNI AD Atasi Kelangkaan Air Bersih di Kota Cimahi

Program TNI Manunggal Air resmi diluncurkan di wilayah Kota Cimahi oleh Kodim 0609 Cimahi, di Kelurahan Cipageran. [Diskominfo Kota Cimahi ]

Limawaktu.id, Kota Cimahi - Guna mengantisipasi dampak kemarau panjang yang diprediksi akan berlangsung hingga bulan Oktober mendatang, program TNI Manunggal Air resmi diluncurkan di wilayah Kota Cimahi.  Program ini merupakan inisiatif dari Presiden Republik Indonesia,  Prabowo Subianto, yang dipercayakan kepada TNI Angkatan Darat untuk membantu masyarakat yang mengalami krisis air bersih

Acara peluncuran tersebut dilaksanakan di RW 21 Kelurahan Cipageran, yang menjadi salah satu titik fokus bantuan.

Wali Kota Cimahi Ngatiyana dalam keterangannya, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas langkah cepat TNI AD dalam merespons kebutuhan mendasar warga Cimahi

“Alhamdulillah, hari ini adalah launching pengeboran air bersih program TNI Manunggal Air. Kami sangat bersyukur bahwa di tengah ancaman kemarau panjang ini, warga kita, khususnya yang berada di wilayah atas, tidak akan kekurangan air,” ujar Ngatiyana, Senin, 29 Juni 2026.

Menurut Ngatiyana, Terdapat delapan titik pengeboran yang direncanakan di wilayah tersebut . Program ini dikoordinasikan oleh Paban 5 Ster Mabesad dan dilaksanakan langsung di lapangan oleh personel dari Kodim 0609/Cimahi. . Teknis pengeboran dilakukan hingga mencapai kedalaman kurang lebih 100 meter untuk memastikan kualitas dan ketersediaan debit air yang memadai bagi masyarakat

.Ngatiyana menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat melalui program ini merupakan bukti nyata pengabdian kepada rakyat . Selain Kelurahan Cipageran, perhatian juga diberikan kepada wilayah sekitar seperti Kelurahan Citeureup dan wilayah Kota Cimahi lainnya yang membutuhkan

“ “Inilah kerja nyata. TNI kalau sudah turun, hasilnya pasti bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap titik-titik pengeboran ini bisa terus ditambah sesuai dengan kebutuhan warga yang ada,” tambahnya

Pelaksanaan pengeboran perdana ini dilaporkan berjalan dengan aman dan lancar, menandai dimulainya upaya sistematis pemerintah dan TNI dalam menjamin ketahanan air bagi penduduk di wilayah rawan kekeringan