Naik Kendaraan Proyek, Ajay-Ngatiyana Groundbreaking MPP Cimahi
Limawaktu.id - Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna melakukan prosesi groundbreaking pada Senin (2/9/2019) sebagai tanda dimulainya pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kota Cimahi. Ia didampingi Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana. Lahan yang digunduli untuk pembangunan proyek senilai Rp 80 miliar lebih itu berada di Jalan Aruman, Cibabat, Cimahi Utara. Total lahan milik pemerintah yang digunakan mencapai 11.005 meter persegi.
Namun untuk pembangunan tahun ini, dipastikan tidak akan terealisasi 100 persen. Sebab, nilai kontrak dengan pemenang tender yakni PT Pola Mitra Jaya hanya Rp35.527.079.000. Jelas masih jauh dari nilai Detail Engineering Design (DED) yang mencapai Rp 80 miliar lebih.
Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna mengatakan, tahap awal pembangunan ini kan difokuskan pada konstruksi utama bangunan MPP seperti struktur, lantai, serta kolom dan basement yang rencananya akan dikerjakan sampai 31 Desember mendatang. "Ini baru tahap pertama, yang penting konstruksi dan basement. Targetnya 135 hari pengerjaan," ujar Ajay saat ditemui di lokasi ground breaking MPP, Senin (2/9/2019).
Setelah tahap pertama selesai, terang Ajay, baru dilanjutkan ke tahap ke dua pembangunan yang mulai merambah ke pembuatan fisik gedung. Jika sudah selesai, MPP akan ditempati sekitar 22 pelayanan vertikal. "Sekarang fokus dulu saja ke pembangunan fisik MPP-nya, ini juga waktu ya sudah mepet karena sempat gagal lelang," ujarnya.
Kepala Bidang Tata Bangunan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Deni Hendiani, mengatakan nilai kontrak pengerjaan struktur bangunan MPP tahap pertama sendiri sebesar Rp35,4 miliar dari pagu anggaran sebesar Rp40,5 miliar. Setelah pengerjaan tahap pertama selesai, pihaknya bakal melanjutkan ke tahap kedua yakni pelelangan pengerjaan bangunan gedung MPP dengan perkiraan anggaran sebesar Rp47 miliar yang direncanakan terlaksana pada tahun 2020.
"Jadi yang Rp35,4 miliar itu hanya untuk struktur bangunan, belum termasuk gedung. Bangunan gedung paling cepat dikerjakan Januari," ujar Secara keseluruhan, kebutuhan anggaran untuk pembangunan MPP mencapai Rp120 miliar sudah termasuk dengan interior dan penyekatan bagian dalam gedung MPP, yang diserahkan sepenuhnya ke Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). "Setelah landscape MPP selesai berdiri termasuk tempat parkirnya, sisanya dikerjakan oleh DPMPTSP terutama soal penyekatan bagian dalam dan interior," tandasnya