Selasa, 13 Oktober 2020 20:41

MPP Cimahi Gagal Dibangun Tahun ini, Baca Penyebabnya di Sini!

Pembangunan Mall Pelayanan Publik [Foto Istimewa]

Cimahi - Keinginan Pemkot Cimahi untuk merampungkan pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) tahun ini pupus karena waktunya disebut tidak memungkinkan lagi. Pembangunan pun akan dilanjutkan tahun depan.

"Iya gagal lelang. Kalau dipaksakan lelang lagi tidak akan maksimal," kata Kepala Bidang Tata Bangunan pada Dinas Pekejeraan Umum dan Penataan Ruang Kota Cimahi, Deni Herdiana saat ditemui, Selasa (13/10/2020).

Proses lelang yang selalu gagal membuat mega proyek yang terletak di Jalan Aruman, Cibabat, Cimahi Utara urung dilanjutkan pembangunannya. Tercatat sudah dua kali pembangunan MPP dilelangkan secara online.

Namun tidak ada satupun peserta yang memenuhi persyaratan sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) RI Nomor tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Kontruksi Melalui Penyedia.

Untuk lelang pertama, terang Deni, tercatat ada 24 perusahaan yang memasuki tahapan penawaran dengan nilai pagu proyek mencapai Rp. 46.640.755.220.

"Lelang kedua ada 37 perusahaan yang melakukan penawaran tapi sama gagal juga. Nilai pagunya sama," terang Deni.

Kegagalan lelang juga sempat dialami saat pembangunan tahap pertama tahun lalu dengan pagu anggaran Rp 83 miliar. Namun lelang kedua akhirnya sukses dengan anggaran Rp 40 miliar lebih sehingga pembangunan dilakukan.

"Tahap pertama keseluruhan itu baru 35 persen. Tahun ini  ditunda karena kalau dilaksakan tidak akan terkejar. Perusahaan belum ada yang memenuhi syarat sesuai aturan yang baru," pungkasnya.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa pada Setda Kota Cimahi, Ainul Yakin menambahkan, waktu normal pengerjaan proyek itu bisa dilaksanakan 120 hari. Sehingga dengan waktu tersisa ini tidak akan mungkin memaksakan pembangunan lanjutan.

"Nah pas lelang kedua juga kan diturunin estimasinya jadi 105 hari tapi gagal lelang. Lelang aja kan normalnya 45 hari, pelaksanaan berarti hanya 60 hari sangat tidak logis. Ya sudah diundur ke tahun depan," ujar Ainul.

Ditundanya lelang dan pembangunan lanjutan MPP itu, ungkap Ainul, berdampak terhadap penyedia jasa pelayanan kontruksi interior MPP. Pengerjaan interior juga  dipastikan ditunda meskipun sudah ada pemenang lelangnya.

"Di-cancel juga. Dia (pemenang lelang) mau ngerjain apa kan ruangannya juga belum," tukasnya.