Senin, 31 Agustus 2026 9:25

Lukman Hakim : Peringatan Maulid Nabi Harus Berdampak pada Akhlak Sehari-hari

Yayasan Tri Pelita Bangsa menggelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M [Istimewa ]

Limawaktu.id, Bali,  Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di lingkungan Yayasan Tri Pelita Bangsa menjadi momentum untuk menanamkan nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar perayaan seremonial.

Ketua Yayasan Tri Pelita Bangsa, Lukman Hakim, M.Pd, menegaskan bahwa kegiatan Maulid Nabi yang dilaksanakan setiap tahun harus memberikan dampak nyata bagi peserta didik, keluarga, dan lingkungan pendidikan.

 “Maulid Nabi yang kita rayakan setiap tahun jangan hanya berhenti pada seremonial. Jangan hanya menjadi pernak-pernik yang nampak. Yang lebih penting adalah bagaimana keteladanan Rasulullah SAW berdampak dalam akhlak, karakter, kebersamaan, dan kehidupan kita sehari-hari,” pesan Lukman Hakim, M.Pd, Senin, 31 Agustus 2026.

Lukman menjelaskan, Peringatan Maulid Nabi tahun 2026 tersebut melibatkan keluarga besar pendidikan RA, MI, dan MTs Al Hudy, dengan peserta yang terdiri dari murid-murid serta orang tua/wali murid. Keterlibatan orang tua menjadi bagian penting karena pendidikan akhlak dan keteladanan tidak hanya berlangsung di sekolah, tetapi juga harus berlanjut di lingkungan keluarga.

Kegiatan dikemas secara kreatif dan edukatif. Salah satunya melalui Lomba Menghias Telur, yang memberikan ruang bagi peserta untuk mengembangkan kreativitas sekaligus membangun kebersamaan. Namun, kreativitas tersebut tetap diarahkan pada semangat meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.

Lukman menambahkan, semangat Maulid Nabi harus mampu diterjemahkan menjadi tindakan sederhana namun nyata: akhlak yang lebih baik, kepedulian kepada sesama, kedisiplinan, kebersamaan, serta kecintaan terhadap ilmu dan pendidikan.

Menurutnya, kemeriahan dalam sebuah kegiatan bukanlah tujuan akhir. Dekorasi, lomba, dan berbagai rangkaian acara hanyalah media untuk membangun suasana yang menyenangkan. Substansi utama peringatan Maulid adalah menghadirkan kembali nilai-nilai luhur yang dicontohkan Rasulullah SAW.

“Kalau setelah Maulid anak-anak semakin santun, semakin menghormati orang tua dan guru, semakin peduli kepada teman, serta semakin semangat belajar, di situlah Maulid benar-benar memberikan dampak,” ujarnya.

Kegiatan Maulid Nabi di Yayasan Tri Pelita Bangsa juga semakin semarak dengan dukungan Madu Nusantara serta XL SATU Jaringan WiFi, yang turut menjadi bagian dari kemeriahan kegiatan bersama keluarga besar RA, MI, dan MTs Al Hudy.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M ini diharapkan tidak berhenti ketika rangkaian acara selesai. Nilai yang diperoleh dari kegiatan tersebut diharapkan terus tumbuh menjadi budaya positif di lingkungan sekolah maupun keluarga.