Lukisan Pelepah Pisang Karya Abah Mul Dikenal hingga Thailand dan Jepang
Limawaktu.id, Kota Cimahi – Pohon pisang banyak memberikan manfaat bagi manusia atau makhluk hidup lainnya. Selain daunnya bisa digunakan untuk makanan ternak, membungkus makanan, dan buahnya pisang banyak dikonsumsi manusia. Namun tak hanya bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia, pelepah pisang juga bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan karya seni bernilai tinggi.
Di Kota Cimahi, ada seorang seniman bernama Ade Mulyana atau lebih akrab disapa Abah Mul yang sudah sejak puluhan tahun menggeluti seni lukis berbahan pelepah pisang, tepatnya sejak 1969.
“Karya lukisan saya sudah banyak dibeli oleh pecinta seni baik dari Kota Cimahi, beberapa Kota di Jawa Barat, Batam, Jakarta hingga negara Jepang dan Thailand,” jelas Abah Mul kepada Limawaktu.id, di kediamannya Jalan Amir Machmud Gang PGRI Kelurahan Karang Mekar Kecamatan Cimahi Tengah Kota Cimahi, Selasa, 29 Juli 2025.
Konsistensi Abah Mul bertahan dengan karya lukis pelepah pisang ini masih bertahan, meskipun bahan baku atau pelepah pisang sudah mulai agak susah ditemukan di Kota Cimahi, karena pesatnya pertumbuhan area pemukiman di Cimahi yang mengakibatkan lahan kebun sudah mulai berkurang.
“Banyaknya pemukiman di Cimahi merubah lahan yang semula kebun menjadi perumahan, sehingga saya agak kesulitan juga untuk mendapatkan pelepah pisang ini,” kata Abah Mul.
Meski demikian, kata Abah Mul, dirinya tak patah semangat, selain masih membuat karya berbahan pelepah pisang, dia pun kembali lagi kepada profesi awalnya melukis diatas kanvas dengan menggunakan cat.
Abah Mul mengungkapkan, lukisan yang dibuatnya dari pelepah pisang tidak menggunakan warna atau cat untuk mewarnai lukisannya, karena dia tidak ingin merubah ciptaan Allah, sehingga lukisan yang dibuatnya berwarna asli pelepah pisang baik warna coklat ataupun hitam.
Menurut Abah Mul, menjadi pelukis baginya sangat membanggakan, karena selain bisa menghidupi keluarganya dari karya yang dihasilkan, dia bisa mengkuliahkan keempat anaknya dari hasil melukis.
“saya tak punya apa-apa tapi ada kebanggan ketika keempat anak saya bisa mengenyam pendidikan hingga perguruan tinggi,” katanya.
Kini, diusianya yang tidak muda lagi, Mulyana mulai melakukan kaderisasi dengan memberikan ilmunya dibidang seni lukis pelepah pisang ini kepada anak-anak sekolah yang belajar di rumahnya untuk menghasilkan karya lukisan seperti yang dia geluti selama ini.
Berkat konsistensinya menghasilkan karya lukis dari pelepah pisang, Ade Mulyana beberapa tahun lalu diganjar penghargaan Anugerah Budaya dari Pemerintah Kota Cimahi. Berkat penghargaan tersebut dia pun bisa memperbaiki rumahnya menjadi lebih baik.
“Alhamdulillah saat saya diberi Anugerah Kebudayaan dari Pemkot Cimahi, saya mendapatkan uang yang saya gunakan untuk melakukan perbaikan rumah yang saya tempati,” paparnya.
Saat ditanya berapa harga tertinggi yang didapatnya dari karya lukis pelepah pisang, Abah Mul enggan menyebutkannya secara persis, namun dia mengatakan lewat karya lukisan pelapah pisang ini dia memiliki dana untuk menikahkan anaknya.
“Jika dihutung saat itu ya tak bisa disebutkan, tapi dari lukisan yang saya buat saya bisa menikahkan anak saya,” katanya.
Abah Mul berharap agar karya lukis dengan pelepah pisang ini ada yang bisa meneruskannya, jika ada yang berminat untuk belajar, dia mempersilakan siapapun untuk belajar di tempatnya.
“Jika ada yang mau belajar silakan untuk datang ke tempat saya,” pungkasnya.