Senin, 20 Maret 2023 19:50

Laju Pertumbuhan Ekonomi Kota Cimahi 2022 Tembus 5,92 Persen

Pj Wali Kota Cimahi menandatanganu hasil Musrenbang RKPD 2024, belum lama ini [Humas]

Limawaktu.id,- Pj. Wali Kota Cimahi, Dikdik S. Nurgahawan optimis dengan kondisi perekonomian Kota Cimahi akan dapat bertumbuh lagi pada tahun yang akan datang. Pasalnya,  terjadi peningkatan ekonomi Kota Cimahi dengan meningkatnya laju pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,92% pada tahun 2022 lalu, melebihi target yang ditetapkan yaitu 5,11%.

“Aktivitas perekonomian daerah mulai membaik serta daya beli masyarakat yang meningkat seiring dengan mulai berdampaknya program-program pemerintah dalam usaha pemulihan ekonomi daerah,” ungkapnya, Senin (20/3/2023).

Mneurutnya, Pemerintah Daerah Kota Cimahi telah melakukan berbagai program dan kebijakan dalam rangka pemulihan ekonomi pasca COVID-19 dan antisipasi gejolak inflasi, seperti peningkatan potensi lokal berbasis RW melalui program One RW One Product (OROP), program OMPIMPAH, pemilahan sampah rumah tangga menjadi produktif dan bernilai ekonomi serta program padat karya untuk mengantisipasi terjadinya PHK dan penyerapan tenaga kerja.

“Saya harapkan akan terlaksana kebijakan perencanaan pembangunan yang dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat Kota Cimahi,” pesannya.

Sampai tahun 2019 Kota Cimahi mengalami laju pertumbuhan ekonomi (LPE) cenderung meningkat setiap tahunnya, bahkan lebih tinggi dari laju pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Barat. Namun akibat pandemi covid-19, pada tahun 2020 kinerja perekonomian Kota Cimahi mengalami kontraksi mencapai -2,26 % yang menurunkan daya beli masyarakat dan produktivitas lapangan usaha. Dengan berbagai upaya pemulihan ekonomi yang dilakukan oleh pemerintah baik pusat maupun daerah pada tahun 2021 LPE Kota Cimahi meningkat kembali mencapai angka 4,19 %.

Ditengah upaya pemulihan ekonomi tersebut, isu resesi kembali menerpa di tahun 2022 dan semakin menguat menjelang tahun 2023 yang diakibatkan krisis perang Rusia-Ukraina menyebabkan gangguan terhadap sumber energi dan pangan dunia diiringi melonjaknya inflasi di berbagai negara. Hal ini tentu saja akan memberikan dampak pada perekonomian nasional hingga ke tingkat provinsi serta kabupaten/kota.

Kondisi perekonomian Indonesia masih dapat tumbuh dan beradaptasi. Salah satu hal yang mendukung hal tersebut adalah tingginya tingkat konsumsi masyarakat dimana pada tahun 2021 tingkat konsumsi masyarakat Indonesia mencapai sekitar 54,42%. Dengan pendekatan yang sama, diharapkan perekonomian Kota Cimahi dapat menghadapi situasi yang sama karena tingkat konsumsi rumah tangga Kota Cimahi pada tahun 2021 mencapai 68,6%.

" Pemerintah Daerah Kota Cimahi perlu menstabilkan sektor-sektor yang menjadi penunjang perekonomian Kota Cimahi antara lain sektor industri, perdagangan dan konstruksi. Selain itu pemerintah juga harus bisa fokus mempertahankan kesejahteraan masyarakatnya melalui program penanggulangan kemiskinan secara massive dan terpadu," tuturnya.