Kronologis Pejabat di KBB Kena COVID-19 Hingga Meninggal Dunia
Bandung Barat - Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung Barat, Iing Solihin ternyata sudah sejak akhir November lalu dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19.
Warga yang berdomisili di Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi itu melakukan swab test mandiri pada 30 November 2020 dan hasilnya positif.
"Hasilnya memang positif dan dia sudah lapor ke Puskesmas," kata Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Chanifah Listyarini saat dihubungi, Sabtu (5/12/2020).
Awalnya, ungkap Rini, sapaan Chanifah, kondisi kesehatan Iing Solihin baik-baik saja sehingga menjalani isolasi mandiri. Namun kondisinya kemudian memburuk sehingga dibawa ke RSUD Cibabat.
"Karena sebelumnya saturasinya bagus, tapi semakin memburuk makanya dirujuk ke RSUD Cibabat. Gejalanya sesak nafas, karena kalau di rumah sakit kan diberi oksimeter untuk melihat saturasi oksigen. Saturasinya kan awalnya 90-an bagus, tapi menurun sampai 80," ungkap Rini.
Kondisinya pun semakin memburuk hingga akhirnya meninggal dunia pada Sabtu (5/12/2020) sekitar pukul 09.30 WIB. Iing Solihin rencananya akan dikebumikan di Ciamis menggunakan protokol COVID-19.
Rini melanjutkan, sejak menerima laporan, Puskesmas sudah melakukan tracing dan melakukan swab terhadap kontak erat. Hasilnya, semuanya negatif.
"Keluarganya sudah diswab semua 5 orang dan hasilnya negatif. Nah ini kan kemungkinan tidak tertular dari dalam rumah, bisa di lingkungan kantor," pungkasnya.
Pelaksana Tugas Direktur Utama RSUD Cibabat, Reri Marliah mengatakan, saat masuk ke RSUD Cibabat yang bersangkutan melampirkan keterangan terkonfirmasi positif COVID-19. Ia mengeluhkan gejala sesak nafas, badan lemas, mual dan memiliki riwayat penyakit jantung.
"Beliau dirawat di zona kuning," ucap Reri.