Kronologis Lengkap Tewasnya Ibu Muda Dalam Karung di Gununghalu
Limawaktu.id- Ai Nuryani (25), warga Kampung Sukalaksana, RT 01/21, Desa Sirnajaya, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ditemukan tewas terbungkus dalam karung pada Rabu (4/3/2020) pagi.
Korban ditemukan di semak-semak hutan pinus yang berjarak sekitar 2,5 kilometer dari kediamannya. Dalam tubuh korban terdapat sejumlah luka seperti bekas benda tajam.
Syarif Hidayat (28), suami korban sama sekali tak menyangka istrinya tewas secara mengenaskan. Padahal sebelumnya ia dan keluarganya tak memiliki masalah atau musuh dengan siapapun. Ia menduga keras korban tewas dibunuh.
"Saya heran, ada orang sadis kaya gini. Padahal saya sama istri saya merasa enggak punya musuh atau masalah," katanya saat ditemui di kediamannya, Kamis (5/3/2020).
Dikatakannya, korban sendiri berangkat dari rumah pada Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 11.00 WIB untuk mencari rumput di sekitar sawah miliknya yang disebut pasir. Korban pergi tak sendiri, melainkan bersama putri semata wayang mereka.
"Biasanya saya yang nyari rumput, tapi karena waktu itu saya lagi ada kerjaan jadi diseling sama istri," tutur Syarif.
Namun, putrinya yang masih berusia lima tahun itu dititipkan dengan neneknya, yang tak lain ibu kandung korban yang saat itu sedang menggarap sawah. Jarak antara sawah korban dengan sawah ibunya sekitar 200 meter.
"Cuma memang lebih jauh sawah anak saya. Untungnya si neng (panggilan anak korban) dititip di saya," timpal Halimah (60), ibu kandung korban.
Dikatakan Halimah, ia sama sekali tak mendengar suara apapun dari lokasi penemuan anak ketiga, dari empat bersaudara itu. Hanya saja, ia heran korban tak kunjung menjemput anaknya. Padahal, biasanya pukul 14.00 WIB korban sudah pulang ke rumah.
"Dzuhur enggak nyamper sampe Ashar. Sampe jam setengah 5 sore masih enggak nyamper. Disangkanya udah pulang duluan," tuturnya.
Suami Halimah sempat mengecek langsung ke lokasi korban mencari rumput. Tapi anaknya itu tak berada di lokasi semula. "Tapi pas saya sampe rumahnya juga masih dikunci, terus enggak ada rumput," tutur Halimah.
Kemudian suami korban bersama ayahnya melakukan pencarian ke sekitar hutan tempat korban mencari rumput, dibantu oleh warga setempat lainnya hingga malam hari. Tapi korban baru ditemukan pada Rabu (4/3/2020) pagi.
"Ada 300 orang yang nyari. Ternyata ketemunya udah meninggal," ucapnya.
Halimah menduga kuat anaknya memang tewas dibunuh. Untuk itu, ia meminta pihak berwenang segera menemukan pelakunya dan memberikan hukuman yang setimpal. "Saya sakit hati, saya mau pelakunya cepat ditemukan dan dikasih hukuman setimpal," tandasnya.
Sementara itu, jajaran Polsek Gununghalu bersama Polres Cimahi masih melakukan penyelidikan tewasnya ibu satu anak itu. Sementara jasad korban masih berada di Rumah Sakit Sartika Asih untuk dilakukan autopsi.