Korban Banjir Bandang di Bandung Barat dapat Bantuan Sedekah Kerudung
Limawaktu.id - Banjir bandang yang menerjang sejumlah titik di Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengakibatkan harta benda para korban, termasuk kerudung ikut terendam air dan lumpur. Ada yang terselamatkan meski harus dibersihkan dari kotoran lumpur, ada juga yang ikut terbawa air.
Berdasarkan data dari Badan Penanggungulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi, ada 11 lokasi di dua kecamatan yang terdampak banjir dan longsor pada Selasa (31/12/2019) sore itu. Ada 462 Kepala Keluarga (KK) dan 1.529 jiwa yang juga terdampak dari bencana banjir bandang itu.
Kondisi itu mengundang empati dari sejumlah relawan dengan mengulurkan berbagai jenis bantuan bagi Salah satunya dari gerakan Sedekah Kerudung.
Pada Sabtu (4/1/2020), para relawan yang tergabung dalam Sedekah Kerudung mengunjungi dua lokasi terparah yang diterjang banjir bandang. Yakni di Kampung Pajagalan RT 05/02, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Padalarang dan Kampung Lebaksari RT 01/02 Desa Mekarsari, Kecamatan Ngamprah.
"Kita datang ke sini untuk memberikan dukungan moril, memberikan semangat kepada para korban banjir. Mudah-mudahan bisa segera pulih lagi kondisinya," ujar Fajar Firdaus Adiparta, salah seorang relawan Sedekah Kerudung.
Dalam kesempatan itu, mereka memberikan bantuan berbagai kebutuhan warga terutama kerudung. Kemudian juga pembalut wanita, pampers bayi, susu, sabun cuci dan mandi, sikat gigi dan pasta gigi, tikar, pakaian, mainan hingga makanan.
"Kerudung kita bagikan sekitar 550. Habis untuk 2 titik bencana. Kita juga bawa kebutuhan lainnya yang memang diperlukan warga," ujar Fajar.
Dikatakannya, barang-barang yang dibagikan hari ini termasuk kerudung merupakan hasil sumbangan dari masyarakat dan juga relawan Sedekah Kerudung. "Semoga bantuan ini bisa meringankan beban para korban banjir," tutupnya.
Ayi (30), salah seorang korban banjir bandang di Kampung Pajagalan mengaku, pakaian milik keluarganya termasuk kerudung sama sekali tidak terselamatkan. Seluruhnya terendam banjir dan lumpur.
"Iya kerudung kerendam semua. Seragam sekolah juga sama," ucapnya.
Ia berharap uluran bantuan bagi warga terus berdatangan hingga kondisinya benar-benar pulih seperti sebelum bankir datang. "Terima kasih bantuan kerudung dan yang lainnya. Mudah-mudahan bantuan terus datang. Terus banjir kemarin enggak datang lagi," ujarnya