Selasa, 19 Mei 2020 15:06

Komunitas Kamar Dagang Siapkan Lima Pintu Bantuan untuk Jabar

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengukuti webminar series yang digelar oleh British Chamber of Commerce in Indonesia (BrithCham) di Gedung Pakuan, Kota Bandung. [Humas Kota Bandung]

Limawaktu.id- Komunitas kamar dagang (chamber of commerce) dari berbagai negara  berkomitmen memberikan bantuan kepada Jabar terkait penyediaan alat kesehatan, seperti alat tes COVID-19, bantuan sosial, dan ilmu pengetahuan.

“Tadi ada lima pintu bantuan yang akan mereka lakukan, dari mulai alat kesehatan, alat tes, kemudian bantuan sosial juga akan diupayakan, dan terakhir bantuan ilmu statistik atau ilmu perkiraan tentang COVID-19," ungkap Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, saat webminar series yang digelar oleh British Chamber of Commerce in Indonesia (BrithCham) di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Senin (18/5/20).

Dikatakannya, Komunitas Kamar Dagang mayoritas adalah lembaga ekonomi dari belasan negara, menanyakan kapan ekonomi bisa berjalan normal. Pihaknya meyakinkan dua hal. Strategi Jawa Barat membuahkan hasil selama PSBB dari mulai (PSBB) Bodebek sampai provinsi. Kasus menurun 50 persen, pasien yang sembuh meningkat dan pasien di rumah sakit berkurang, kemudian angka reproduksi (kasus) juga menurun.

“Kalau kita bisa menjaga angka reproduksi menurun selama 14 hari maka ekonomi bisa berjalan, yaitu dengan menggeser status. Status sekarang di level empat, yaitu 30 persen kegiatan ekonomi. Kalau statusnya kuning, berarti sudah naik 60 persen kegiatan ekonomi, kalau di statusnya biru atau hijau maka kegiatan bisa 100 persen ekonomi,” tambahnya.

Ketua British Chamber of Commerce in Indonesia (Kamar Dagang Inggris di Indonesia), Ainsley, mengatakan, penanggulangan COVID-19 di Jabar komprehensif. Terutama lima strategi Jabar dalam penanggulangan, yakni proaktif, transparansi, menggunakan pendekatan ilmiah, inovatif, dan kolaborasi.

“Dalam presentasi Anda (Kang Emil) tadi, menyebutkan lima strategi yang dilakukan serta PSBB (partial lockdown). Hal itu pada dasarnya sama seperti yang diterapkan di Inggris,” ujar Ainsley.

Ainsley pun mengapresiasi setiap progres yang dilakukan Jabar dalam menanggulangi pandemi COVID-19.

“Terimakasih atas transparansi, dan sangat transparan. Sangat dimengerti apa yang terjadi dan bagaimana posisi Jawa Barat. Saya sangat mengapresiasi rencana terbaik (yang dilakukan Gubernur),” ucapnya.