Minggu, 11 Oktober 2026 13:48

Kisah Azzahra, Violis Cilik yang Curi Perhatian di Kelas Dewasa

Limawaktu.id, Kota Cimahi –  Di usianya yang baru menginjak 9 tahun, Azzahra, kelahiran 16 Juni 2017,  siswi kelas 3 di SD Negeri 061 Cijerah, telah menunjukkan bakat luar biasa di dunia musik. Putri dari pasangan Muhammad Nurdin dan Cucu Nurul Hasanah yang lahir  di Rumah Sakit Kasih Bunda Cimahi ini,  menarik perhatian banyak pihak berkat kemahirannya memainkan instrumen biola. Kemahirannya bermain biola diperlihatkannya saat digelarnya Cimahi Street Music, pada Sabtu, 10 Oktober 2026 malam.

 Menurut sang ayah, M Nurdin, ketertarikan Azzahra terhadap biola tumbuh sejak usia 5 tahun usai menyaksikan penampilan seorang pemain biola perempuan di kawasan Jalan Braga, Bandung. Keinginannya untuk menguasai alat musik gesek tersebut sangat kuat.

 “Memasuki usia 6 tahun, kami  sempat kesulitan mencari lembaga pendidikan musik karena mayoritas tempat kursus menetapkan batas usia minimal 9 tahun untuk instrumen biola, yang dikenal sebagai salah satu alat musik paling rumit,” kata Nurdin, Minggu, 11 Oktober 2026.

 Nurdin mengungkapkan, meski sempat disarankan untuk mempelajari instrumen lain seperti piano, Azzahra tetap teguh memilih biola. Bagi Azzahra, biola memiliki daya tarik tersendiri karena tergolong unik dan tidak banyak orang yang bisa memainkannya.

 “Perjuangan kami membuahkan hasil saat Azzahra berhasil diterima belajar di Purwacaraka Cimahi pada usia 7 tahun di bawah bimbingan instruktur Pak Kiki. Setelah melalui proses uji coba dan menunjukkan respons belajar yang sangat cepat, Azzahra dapat melanjutkan latihannya hingga kini telah berjalan hampir tiga tahun,” ungkapnya.

 Menurut Nurdin, Azzahra menjadi murid paling muda di kelasnya, berbaur bersama siswa tingkat SMA hingga mahasiswa. Berkat daya tangkapnya yang di atas rata-rata, capaian pembelajarannya berkembang pesat melampaui usianya dan telah mencapai materi pada Buku 4.

Hingga saat ini, Azzahra telah menguasai sekitar 7 hingga 8 lagu pop  serta 2 karya musik klasik. Ia kerap tampil mengisi berbagai acara, mulai dari kolaborasi biola dan keyboard di sekolah, hingga panggung peringatan HUT RI dengan membawakan lagu-lagu nasionalis serta karya populer seperti "Jangan Paksa Rindu" yang dimainkan tadi malam.

 Bakat besar yang dimiliki Azzahra mendapat dorongan penuh dari kedua orang tuanya. Sang ayah, Muhammad Nurdin, yang juga memiliki latar belakang sebagai musisi band di Cimahi (pernah memperkuat grup Finger dan Junior), aktif mengarahkan potensi putrinya.

 “Azzahra bercita-cita menjadi seorang violis profesional dan gemar menyaksikan penampilan musik orkestra sebagai bahan pembelajaran. Di samping fokus mengasah kemampuan bermusik, Azzahra tetap menjaga keseimbangan prestasi akademiknya dengan konsisten bertahan di posisi 10 besar di kelasnya,” papar Nurdin.