Kembangkan Sarana Pendidikan, MTs Al Islam Bandung Harus 'Ngencleng'
Limawaktu.id- Menunujukan prestasi akademik, bagi civitas akademika Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al-Islam Bandung merupakan hal yang jadi capaian sekolah ini. Namun prestasi akademik yang diraih sekolah ini belum berbanding lurus dengan perbaikan sarana yang dibutuhkan, padahal, MTs yang berdiri kurang lebih 25 tahun ini, perkembangannya tiap tahun cukup baik dalam hal berprestasi dibidang akedimik. Tapi, prestasi bidang akedemik tersebut tidak sebanding lurus dengan sarana prasana pendidikan yang ada di MTs ini.
Kepala MTs Al-Islam Bandung Faturrohman, mengatakan, pihaknya dalam mengembangkan kegiatan belajar mengajar (KBM) berjalan sesuai keinginan harapan pemerintah. “Tetapi, harapan dari pemerintah itu tidak sebanding apa yang kita harapkan di sekolah ini, karena masih kurang sarana prasarananya.” terangnya, belum lama ini.
Dikatakannya, ruangan belajar di MTS ini hanya ada 5,itupun ditambah oleh ruangan mushola yang di terpaksa dipakai KBM. Dan untuk ruangan laboratorium komputer pihaknya memiliki satu ruangan.
" KBM disini dimulai dari jam 7 pagi hingga jam 3 sore. Yang diawali dengan sholat dhuha berjamaah dilanjut baca qur’an dan setelah itu belajar," sebutnya.
Dia melanjutkan, sedikitnya ada sebanyak 120 siswa dan 14 sfaf pengajar berjumlah 14 orang. Beberapa prestasi telah diraih ditingkat kota maupun provinsi. Selain itu, dalam keadaan kurang fasilitas sarana prasarannya tidak ada kendala melaksanakan ujian.
Sekolah ini melaksanakan ujian dengan mandiri, bukan hanya itu saja UAS PPTS maupun ulangan harian semua dilakukan dengan sistem digitalisasi yang langsung bisa diketahui oleh orang tua siswa melalui gadget.
Dia berharap ada ada perhatian secara khusus dari pemerintah pusat maupun daerah. “Jangan ada pemisahan sekolah baik sekolah yang berlabelkan negeri maupun sekolah yang statusnya swasta. Sebab pendidikan itu sebuah proses dimana proses tersebut harus banyak perhatian dari berbagai kalangan khususnya dari pemerintah.
Terkait dengan proses pendidikan itu, kata Faturrohman, pihaknya masih banyak uluran tangan dari berbagai kalangan.MTS ini memiliki gedung dua lantai yang masih dalam tahap pembangunan belum selasai ” untuk menambah sarana prasana tempat pendidikan, kami hingga mengadakan kencleng umat serta membuat kupon bertujuan untuk bersodaqoh kepada berbagai kalangan di Kota Bandung.”Imbuhnya.