Kamis, 11 Juni 2026 6:17

Kembalikan Kejayaan Pasundan, SMA Pasundan 1 Bandung Perkuat Karakter Islami

Kepala SMA Pasundan 1 Bandung, Drs. H. Cahya, M.Si [Limawaktu.id]

Limawaktu.id, BANDUNG – SMA Pasundan 1 Bandung terus melakukan berbagai pembenahan sarana prasarana dan peningkatan kualitas pendidikan guna mengembalikan kejayaan sekolah yang pernah menjadi salah satu sekolah favorit di Kota Bandung.

Kepala SMA Pasundan 1 Bandung, Drs. H. Cahya, M.Si, mengatakan sekolah yang berlokasi di Jalan Balonggede, Kota Bandung, tersebut kini memiliki fasilitas yang semakin representatif untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

"SMA Pasundan 1 Bandung memiliki 36 ruang kelas dua lantai yang representatif, dilengkapi laboratorium komputer, laboratorium IPA, perpustakaan, serta masjid yang megah. Seluruh ruangan sudah menggunakan pendingin udara (AC), termasuk fasilitas bagi tenaga kebersihan," ujar Cahya saat ditemui di ruang kerjanya,  Kamis, 11 Juni 2026.

Menurutnya, kebersihan lingkungan sekolah menjadi salah satu perhatian utama manajemen sekolah. Untuk menjaga kenyamanan warga sekolah, pihaknya telah menggunakan jasa tenaga kebersihan profesional melalui sistem outsourcing.

"Kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, bersih, dan kondusif bagi seluruh peserta didik maupun tenaga pendidik," katanya.

Cahya mengungkapkan, upaya pembenahan fisik sekolah dilakukan secara bertahap dengan anggaran mencapai sekitar Rp5 miliar yang seluruhnya berasal dari sumber internal tanpa bantuan pemerintah.

"Kami ingin mengembalikan kejayaan sekolah Pasundan seperti dulu, ketika masyarakat harus mengantre untuk dapat bersekolah di sini. Kami ingin SMA Pasundan 1 kembali menjadi kebanggaan warga Pasundan," tuturnya.

Namun demikian, menurut Cahya, pembangunan fisik bukan satu-satunya fokus yang menjadi perhatian sekolah. Peningkatan mutu pelayanan pendidikan dan kepuasan peserta didik juga menjadi prioritas utama.

"Kami selalu bertanya kepada diri sendiri, selama tiga tahun siswa belajar di sini, apa yang sudah kami berikan kepada mereka dan apakah mereka merasa puas mendapatkan pendidikan di SMA Pasundan 1 Bandung," ujarnya.

Dalam penguatan karakter, sekolah menerapkan program pembiasaan keagamaan yang menjadi ciri khas SMA Pasundan 1 Bandung. Setiap hari sebelum kegiatan belajar dimulai, siswa melaksanakan tadarus Al-Qur'an selama 30 menit.

"Kami menerapkan program sekolah khatam Al-Qur'an. Dengan pembiasaan membaca Al-Qur'an setiap hari, dalam satu tahun pelajaran siswa dapat menyelesaikan bacaan hingga satu setengah kali khatam," jelas Cahya.

Prestasi akademik sekolah juga menunjukkan perkembangan positif. Pada tahun 2026, sebanyak 68 lulusan SMA Pasundan 1 Bandung berhasil diterima di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN), jumlah yang disebut menjadi salah satu yang terbanyak di antara SMA swasta di Kota Bandung.

Selain itu, sekolah juga aktif menjalankan program sosial dan keagamaan bagi masyarakat sekitar. Setiap Jumat, SMA Pasundan 1 Bandung menggelar program "Jumat Berkah" dengan menyediakan sekitar 100 paket nasi kotak untuk jamaah yang melaksanakan salat Jumat di masjid sekolah.

Tidak hanya itu, siswa kelas XI secara bergiliran mengikuti kegiatan pengajian di rumah siswa maupun masjid di lingkungan tempat tinggal mereka dengan menghadirkan mubalig dari sekolah maupun tokoh agama setempat.

Saat meninjau berbagai fasilitas sekolah, Cahya menegaskan bahwa SMA Pasundan 1 Bandung memiliki visi menjadi sekolah rujukan sekaligus etalase pendidikan di lingkungan Paguyuban Pasundan.

"Pembangunan fisik dan pembangunan karakter siswa yang islami di tengah lingkungan perkotaan saat ini hampir terwujud. Kami ingin SMA Pasundan 1 Bandung menjadi sekolah yang membanggakan bagi seluruh warga Paguyuban Pasundan," pungkasnya.