Jumat, 28 Agustus 2026 20:44

Kejar Target 9.000 Penumpang Sehari, Ini Strategi Farhan di Bandara Husein

Wali Kota bandung Farhan kunjungi Bandara Husein Sastranegara yang akan menggandeng pengusaha reklame lokal untuk menyusun konsep visual yang mengangkat kekayaan seni, budaya, dan kuliner khas. [Diskominfo Kota Bandung ]

Limawaktu.id, BANDUNG — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bergerak cepat memanfaatkan momentum aktivasi kembali Bandara Internasional Husein Sastranegara.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menegaskan bahwa operasional bandara ini bukan sekadar membuka akses penerbangan, melainkan menjadi peluang emas untuk memperkuat branding kota serta mendongkrak sektor pariwisata, perdagangan, dan pendidikan.

Farhan mengungkapkan bahwa Pemkot Bandung telah menjalin kerja sama strategis dengan Angkasa Pura untuk memanfaatkan sejumlah area bandara sebagai media promosi identitas Kota Kembang.

Langkah awal promosi akan dioptimalkan melalui penyediaan fasilitas videotron dan penataan area tunggu penumpang. Pemkot Bandung menggandeng pengusaha reklame lokal untuk menyusun konsep visual yang mengangkat kekayaan seni, budaya, dan kuliner khas.

"Branding Kota Bandung ini kita akan mulai dari masalah rasa. Mau rasa di hati, rasa di lidah, atau rasa di pikiran masing-masing selama ada di Kota Bandung," ujar Farhan, Jum’at, 28 Agustus 2026.

Guna menghidupkan atmosfer tersebut, Pemkot Bandung tengah menjajaki dukungan anggaran dan sponsor untuk menampilkan seni tradisional serta displai produk kuliner lokal di area kedatangan. Selain itu, penjajakan ruang di terminal keberangkatan juga sedang dilakukan secara terpisah untuk dijadikan outlet resmi penjualan produk-produk kreatif khas Bandung.

Mengantisipasi lonjakan aktivitas penerbangan, pembenahan infrastruktur di sekitar kawasan bandara terus dikebut. Pemkot Bandung telah merampungkan perbaikan jalan dan Penerangan Jalan Umum (PJU) di radius terdekat bandara.Pada tahap berikutnya, fokus perbaikan akan diarahkan pada jalur akses ke utara yang menghubungkan bandara langsung dengan kawasan lampu merah dan Gerbang Tol Pasteur.

Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan kesiapan kapasitas jalan kota dalam menampung pergerakan penumpang ke depan.Kejar Target Penumpang dan Strategi Pendidikan 2027Saat ini, volume penumpang di Bandara Husein Sastranegara tercatat berada di kisaran 1.000 orang per hari.

“Angka ini masih di bawah target jangka pendek sebesar 3.000 penumpang per hari,” sebut Farhan.

Meski demikian, Farhan menyebut pelayanan di lapangan berjalan sangat baik dan kondusif berkat tingkat keterisian pesawat (load factor) dari Garuda Group yang konsisten di atas 90 persen.Dalam jangka panjang, Pemkot Bandung membidik target besar untuk mengembalikan arus penumpang hingga 2,7 juta per tahun, atau setara dengan 9.000 penumpang per hari.

Untuk mencapai target tersebut, sebuah strategi jangka menengah telah disiapkan. Menjelang semester pertama tahun 2027, Pemkot Bandung akan gencar mempromosikan perguruan tinggi lokal ke berbagai wilayah di Indonesia yang memiliki konektivitas penerbangan langsung dengan Bandara Husein. Kemudahan akses udara ini diharapkan menjadi daya tarik utama bagi calon mahasiswa luar daerah