Keamanan Masyarakat jadi Prioritas Polisi Saat Pilkades
Limawaktu.id - Kapolsek Lembang, Kompol Sutarman memastikan, tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kecamatan Lembang,Kabupaten Bandung Barat (KBB) berjalan kondusif.Di Kecamatan Lembang, tercatat ada 11 desa yang akan melaksanakan Pilkades serentak. Tahapan terbaru saat ini baru proses penetapan calon kepala desa. Sementara tahapan pencoblosan akan berlangsung 24 November mendatang. "Untuk tahapan dari 11 desa masih aman kondusif," kata Sutarman saat ditemui di Lembang, Kamis (31/10/2019).
Pihaknya meminta pihak panitia dari tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten untuk mempersiapkan tahapan Pilkades ini dengan sebaik mungkin serta sesuai Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 35 Tahun 2019 tentang Petunjuk Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa. Tujuannya, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
"Wilayah Lembang paling banyak Desa Jayagiri ada sekitar 14 ribu lebih DPT (Daftar Pemilih Tetap). Pantiia masih gerilia mengikuti tahapan," ujarnya. Untuk pengamanan, lanjut Sutarman, pihaknya terus berkoordinasi dengan Mapolres Cimahi. Pihaknya tetap memprioritaskan kemananan bagi masyarakat dan para calon kepala desa.
"Polisi semua mengamankan, baik masyarakat calon, semua kita amankan supaya tak terjadi hal yang tidak diinginkan," pungkasnya. Kepala Bidang Penataan Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) KBB Rambey Solihin mengatakan, desa yang paling padat penduduknya merupakan yang rawan terjadi konflik dalam pelaksanaan pilkades tersebut.
"Saya belum punya analisis desa mana yang paling rawan, tapi semua desa itu berpontensi terjadi konflik apabila ada hal yang tidak sesuai dengan perundang-undangan," bebernya. Menurutnya, banyaknya calon yang tidak diikutsertakan karena maksimal calon dalam satu desa hanya lima orang juga berpotensi rawan konflik, sehingga harus ada pengamanan yang ketat.
"Ada desa yang calonnya lebih dari lima, jadi sisanya tidak akan diikutsertakan. Jadi hal itu juga berpotensi terjadi adanya konflik," kata Rambey. Atas hal tersebut, pihaknya sudah mempersiapkan pengamanan dengan melibatkan, unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) dan tentunya harus melibatkan aparat kepolisian dari Polres Cimahi.
"Itu untuk antisipasi segala permasalahan, sehingga harus ada dukungan dari Polres dan Kodim karena dikhawatirkan (konflik) skalanya meluas, jadi pengamanan sudah kami siapkan," ucapnya. Ia mengatakan, dalam pelaksanaan Pilkades tahun ini total ada 112 desa dan untuuk calonnya sendiri tercatat sebanyak 553 pendaftar, sedangkan daftar pemilih yang berbentuk Daftar Pemilih Sementara (DPS) di 112 desa jumlahnya 856.288 orang.