Selasa, 24 November 2020 15:58

Kasus Covid-19 di Cimahi Memburuk, Kasus Meninggal Sudah 28 Orang

Pelaksanaan swab test terhadap pelaku pariwisata beberapa waktu lalu [Foto Istimewa]

Cimahi - Bukannya mereda, virus korona atau Covid-19 di Kota Cimahi semakin mengganas. Tercatat dalam sehari ada penambahan 36 kasus baru yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Totalnya hingga Selasa (24/11/2020) sudah ada 906 orang warga Kota Cimahi yang sudah terpapar virus tersebut. Rinciannya, sebanyak 269 orang masih terkonfirmasi positif, sebanyak 609 orang sembuh dan meninggal ada 27 orang.

Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna mengakui, selama kurang lebih delapan bulan berlangsungnya pandemi Covid-19, akhir-akhir ini disebut bulan terburuk dimana selalu ada penambahan kasus yang cukup banyak.

"Ternyata kurun waktu 8 bulan sejak pandemi, bulan-bulan ini temasuk bulan tidak baik," kata Ajay saat ditemui di Pemkot Cimahi, Selasa (24/11/2020).

Saat ini, terang Ajay, Kota Cimahi masuk zona merah atau kategori tinggi penularan virus korona. Rata-rata pasien yang terkonfirmasi positif dalam kondisi baik atau tanpa gejala. Ajay meyakini beberapa pekan ke depan akan banyak pasien yang sembuh.

"Insya Alloh kalau lihat trennya terkonfirmaisnya 80 persen kondisi baik dan seminggu ke depan dalam kondisi sembuh," beber Ajay.

Agar kondisi tidak semakin memburuk, lanjut Ajay, pihaknya sepakat untuk kembali menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM). Kebijakan itu sudah dibahasnya bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

"Kita terus berusaha. Kita sudah rapat PSBM, dan fokus ke sana" ucap Ajay.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Cimahi, Maria Fitriana menambahkan, untuk mengantisipasi penularan Covid-19, pihaknya meminta masyarakat untuk tidak membuat acara yang mengumpulkan masa banyak.

"Tidak ada maksud melarang, tapi dibatasi. Misalnya hanya 50 persen dari kapasitas," imbuhnya.