Kasad Pastikan Rekonstruksi Total Jembatan Gantung Pongpet di Cijulang
Limawaktu.id, PANGANDARAN - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa Jembatan Gantung Pongpet yang terletak di Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, akan segera dibangun kembali secara menyeluruh . Keputusan ini diambil guna memastikan konstruksi jembatan menjadi lebih kuat, aman, serta dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam jangka panjang
Langkah rekonstruksi total ini disampaikan langsung oleh Kasad saat meninjau kondisi jembatan di lokasi pada Senin, 14 September 2026 . Berdasarkan evaluasi teknis bersama pihak terkait, penanganan jembatan yang mengalami kerusakan tersebut tidak cukup hanya dengan perbaikan parsial, melainkan membutuhkan pembongkaran dari awal agar struktur bangunan dapat disempurnakan secara maksimal
.”Proses pembangunan ulang Jembatan Gantung Pongpet diperkirakan memakan waktu sekitar dua bulan. Namun, durasi pengerjaan tersebut berpotensi dipercepat melalui pola kerja intensif secara maraton pada pagi, siang, dan malam hari,” terang Maruli, Senin, 14 September 2026.
Menurut Maruli, selain berfokus pada fisik jembatan, TNI AD juga memperhatikan kebutuhan dasar masyarakat sekitar dengan merencanakan pembangunan sumur bor air bersih di empat titik lokasi
Dalam kesempatan peninjauan tersebut, Kasad menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat atas musibah yang terjadi sewaktu peresmian jembatan sebelumnya
“ Beliau menegaskan bahwa insiden ini menjadi bahan evaluasi mendalam bagi pihak TNI AD untuk menghadirkan standar konstruksi yang jauh lebih baik dan aman ke depannya,” kata Maruli.
Maruli menjelaskan, Jembatan Pongpet sendiri memegang peranan vital bagi warga Cijulang dan sekitarnya sebagai urat nadi mobilitas harian serta penopang kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.
Rekonstruksi ini sejalan dengan program pembangunan infrastruktur nasional yang tengah digalakkan oleh TNI AD
“ Secara nasional, dari target 5.000 jembatan hingga akhir tahun 2026, sebanyak 3.417 jembatan telah dikerjakan dan lebih dari 2.700 di antaranya sudah selesai dibangun,” jelasnya. . Jenis jembatan yang dihadirkan meliputi jembatan perintis, Bailey, beton, hingga Armco
Sementara itu, pada program penyediaan air bersih, TNI AD menargetkan pembangunan hingga 6.000 titik sumur bor di seluruh Indonesia, melanjutkan 3.000 titik sumur bor yang telah diresmikan sebelumnya