Senin, 27 Maret 2023 18:43

Jokowi Sebut Pembangunan Bendungan jalan Menuju Kemandirian Pangan

Presiden RI Jokowi meresmikan Bendungan Semantok, beberapa waktu lalu
Presiden RI Jokowi meresmikan Bendungan Semantok, beberapa waktu lalu [BPMI/Setpres]

Limawaktu.id,- Ingin negara kita mencapai kemandirian pangan? Mau kedaulatan pangan terpenuhi? Tak ada jalan lain, pasokan air adalah kuncinya. Karena itulah, sejak delapan tahun lalu, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menjadikan pembangunan bendungan, waduk, sampai embung sebagai prioritas.

“ Tidak main-main, saya mematok target pembangunan 61 bendungan sampai tahun 2025,” tulis Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) dalam akun instagramnya, Senin (27/3/2023).

Menurut Jokowi, sampai akhir tahun 2022 kemarin, saya telah meresmikan selesainya pembangunan 36 bendungan di seluruh Indonesia. Selebihnya 25 bendungan lagi, akan selesai bertahap dalam dua tahun ke depan.

“Dari bendungan-bendungan ini, air akan mengalir melalui irigasi ke lahan-lahan pertanian di sekitarnya, menjadi sumber air baku bagi penduduk, menjadi sumber penggerak pembangkit listrik, bahkan menjadi destinasi wisata alam bendungan,” katanya.

Jokowi menjelaskan sejak 2015 lalu pembangunan bendungan dan waduk terus digalakkan hingga terbaru yang diresmikan adalah bendungan Semantok merupakan yang ke-30 telah diresmikan.

"Bendungan Semantok ini adalah yang ke 30 telah kita resmikan, jadi target nanti 50 - 60an (bendungan) hingga akhir 2024," katanya, saat meresmikan bendungan Semantok beberapa waktu lalu.

Jokowi mengatakan bendungan atau air merupakan kunci untuk majunya pengembangan industri pertanian, termasuk kelistrikan hingga pariwisata. Sehingga kepala negara berharap semakin banyak bendungan terbangun maka produksi pertanian dan kesejahteraan petani bisa meningkat.

Untuk diketahui bendungan yang dibangun sejak 2017 ini menghabiskan anggaran mencapai Rp 2,5 triliun. Dengan kapasitas tampung mencapai 32,6 juta meter kubik dan luas genangan 365 hektare yang bisa mengairi sawah mencapai 1.900 hektare.