Jumat, 10 Maret 2023 22:24

Jokowi Klaim 6.6 Juta Wajib Pajak Menyampaikan SPT

Presiden Jokowi Mengunjungi KPP Paratama Surakarta, Jum;at (10/3/2023) [Sekretariat Kabinet]

Limawaktu.id,- Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengaku gembira dengan kenaikan wajib pajak yang menyerahka Surat Pemberitahuan Pajak (SPT).

“Sore hari ini, saya datang ke KPP Pratama Surakarta untuk mengecek secara langsung penyampaian SPT Tahun 2023 ini. Saya kaget kok yang antre masih banyak, padahal kita kan bisa e-Filling dari rumah, online dari rumah. Ternyata memang WP (Wajib Pajak) ingin memastikan bahwa yang  diisi itu betul-betul, kadang-kadang kurang yakin. Sudah, bawa ke sini, tanyakan. Benar, baru dibayar,” ungkap Jokowi, Jum’at (10/3/2023).

Jokowi menyebutkan, secara nasional kalau dibandingkan tahun yang lalu pada tanggal yang sama, dulu 5,4 juta yang menyampaikan SPT pada hari yang sama, bulan yang sama, tapi tahun ini sudah 6,6 [juta].

“Artinya, ada kenaikan masyarakat yang menyampaikan SPT lebih awal. Artinya, masyarakat semangat semuanya untuk menyampaikan SPT. Ini yang saya senang,” sebutnya.

Jokowi menjelaskan, dirinya  juga sudah menyampaikan SPT. Jadi, diharapkan seluruh Wajib Pajak segera menyampaikan SPT-nya paling lambat tanggal 31 Maret 2023. Karena apa? Penerimaan negara dari pajak diharapkan bisa nanti dipakai untuk subsidi BBM, subsidi listrik, subsidi pupuk, untuk Dana Desa, untuk bantuan sosial, untuk membangun jalan, untuk membangun pelabuhan, untuk memperbaiki jalan.

“Itu semuanya dari penerimaan pajak yang kita dapatkan,” jelasnya.