Jeje : Aset Daerah Harus Jelas dan Produktif
Limawaktu.id, Dalam penyampaian Nota Pengantar Raperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah. Bupati Bandung Barat Jeje menegaskan, aset daerah merupakan bagian dari kekayaan daerah yang wajib dikelola secara tertib, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.
Pengelolaan tersebut mencakup seluruh tahapan, mulai dari perencanaan, pengadaan, penggunaan, pemanfaatan, pengamanan, pemeliharaan, penatausahaan, pemindahtanganan, pemusnahan, penghapusan hingga pengawasan dan pengendalian.
“Setiap aset daerah harus memiliki status yang jelas, tercatat, terawat dan dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah,” tegasnya.
Menurut Jeje, pengelolaan aset bukan hanya tanggung jawab satu organisasi perangkat daerah. Seluruh perangkat daerah sebagai pengguna barang memiliki kewajiban menjaga dan mengelola aset secara benar.
Optimalisasi pengelolaan barang milik daerah diharapkan mampu menekan pemborosan, meningkatkan efisiensi pemerintahan, memperbaiki pelayanan publik, sekaligus memperkuat kapasitas fiskal daerah.
Raperda tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2020 tentang Perubahan atas PP Nomor 27 Tahun 2014. Karena itu, Pemkab Bandung Barat memandang perlu mengubah Perda Kabupaten Bandung Barat Nomor 7 Tahun 2017.
“Kami berharap pembahasan bersama DPRD dapat menghasilkan regulasi yang komprehensif, implementatif, memberikan kepastian hukum, serta memperkuat pengelolaan kekayaan daerah yang transparan dan akuntabel,” ujar Jeje.
Bupati berharap seluruh agenda yang disampaikan dalam rapat paripurna dapat segera dibahas secara rinci bersama DPRD. Pembahasan selanjutnya akan dilakukan antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD agar setiap materi dapat segera menemukan titik kesepakatan.
Dengan pembenahan transportasi, penataan aset, dan penyusunan kebijakan anggaran yang lebih terarah, Pemkab Bandung Barat menargetkan tata kelola pemerintahan semakin efektif dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.