Jaga Keberlanjutan Organisasi, DPN-JWI Resmi Tunjuk Maxmillian Apituley Jadi Ketua Umum
Limawaktu.id, Jakarta - JAKARTA – Dewan Pimpinan Nasional Jajaran Wartawan Indonesia (DPN-JWI) resmi menunjuk Ir. Maxmillian Apituley, MT sebagai Ketua Umum yang baru. Keputusan strategis ini diambil dalam rapat konsolidasi dan restrukturisasi organisasi yang digelar di Mie Aceh Sumadra, Manggarai, Jakarta, pada Sabtu (8/8/2026).
Langkah cepat ini dilakukan untuk mengisi kekosongan kepemimpinan setelah wafatnya Ketua Umum JWI terdahulu, sekaligus memastikan roda organisasi profesi ini tetap berjalan efektif.Menjaga Keberlanjutan OrganisasiSekretaris Jenderal DPN-JWI, Lindayani Ritonga, SE., MM, menegaskan bahwa wafatnya seorang pemimpin tidak boleh membuat aktivitas organisasi terhenti.
"Organisasi tidak boleh vakum. Roda organisasi harus tetap berjalan, program harus tetap dilaksanakan, dan seluruh jajaran harus tetap bekerja sesuai tugas dan tanggung jawabnya," ujar Lindayani di hadapan forum rapat.
Dia juga menambahkan, hal terpenting saat ini adalah menjaga amanah organisasi, kesinambungan kerja, dan memastikan seluruh jajaran DPN-JWI tetap solid. Sebelum pembahasan dimulai, seluruh pengurus yang hadir juga menyampaikan penghormatan serta doa untuk almarhum Ketua Umum terdahulu.
Pemilihan Ir. Maxmillian Apituley, MT sebagai Ketua Umum didasarkan pada rekam jejak dan pengalamannya yang panjang dalam mengelola JWI sejak awal berdiri. Selain itu, namanya telah tercantum sebagai salah satu Ketua dalam dokumen kepengurusan resmi yang terdaftar di Kemenkumham RI dengan Nomor SK: AHU-0008102.AH.01.07.TAHUN 2024.
Ketua Dewan Penasehat JWI, Abdurrahman, dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas soliditas yang ditunjukkan oleh seluruh pengurus DPN-JWI.
Ia mengingatkan agar kelanjutan kepemimpinan ini tetap berjalan koridor SK Kemenkumham dan Akta Pendirian organisasi hingga akhir masa periode kepengurusan.
"JWI adalah organisasi profesi yang independen. Kita perlu terus mengambil peran aktif dalam mendukung pembangunan bangsa," tegas Abdurrahman.
Agenda Strategis ke Depan, selain menetapkan nakhoda baru, rapat yang dihadiri oleh Dewan Pembina, Dewan Penasehat, Pengurus Harian, Kepala Sekretariat, serta 15 Kepala Departemen Teknis ini juga merumuskan sejumlah langkah taktis, di antaranya, Restrukturisasi internal dan pembagian tugas kewenangan pengurus yang baru, Eksekusi program kerja jangka pendek organisasi, Penyempurnaan administrasi serta pendataan anggota secara nasional.
Mekanisme evaluasi berkala untuk pengembangan organisasi ke depan.Dengan struktur kepemimpinan yang baru ini, DPN-JWI berkomitmen untuk terus melanjutkan visi besar dan cita-cita organisasi yang telah dibangun bersama.