Ijab Qobul Warnai Sertijab Lurah Leuwigajah
Kota Cimahi - Ada yang berbeda dilakukan mantan Lurah Leuwigajah Uus Supriyadi dan Lurah Leuwigajah yang baru Agus Mamidin, saat serah terima jabatan Kepala Kelurahan Leuwigajah yang digelar pada Selasa (4/8).
Dalam serah terima jabatan yang disaksikan Camat Cimahi Selatan Dani Bastiani dan elemen masyarakat Kelurahan Leuwigajah tersebut dilakukan ijab qobul antara pejabat lama dan pejabat baru. Saat itu lurah lama menyerahkan dokumen dan inventaris milik kelurahan yang diterima oleh lurah yang baru sekaligus dilakukan ikrar serah terima diantara keduanya.
“Inilah uniknya di Kelurahan Leuwigajah, saat sertijab ada ijab qobul antara lurah lama dan lurah yang baru,” ungkap Camat Cimahi Tengah Dani Bastiani, usai pelaksanaan sertijab.
Tak hanya Ijab Qobul, sertijab juga diwarnai dengan sambutan dan nyanyian selamat datang yang dilakukan oleh para ‘senator’ istilah yang digunakan oleh para Ketua RW di Kelurahan Leuwigajah Kecamatan Cimahi Selatan ini.
Dikatakan Dani, keunikan yang ada di kelurahan ini terutama dibidang seni budaya harus tetap dipertahankan untuk menumbihkembangkan kecintaan terhadap budaya local yang ada. Sebab, lurah lama Uus Supriyadi sudah mewariskan salah satu jenis kegiatan berupa festival yang tidak ada di kelurahan yang lain se Kota Cimahi ini berupa ‘Festival Gajah’ yang sudah berlangsung saat kepemimpinannya di Kelurahan Leuwigajah.
“Kami berharap silaturahmi agar tetap dijaga dilingkungan warga dan pemerintahan,” katanya.
Sementara, Lurah Leuwigajah yang baru, Agus Mamidin mengungkapkan, pihaknya akan terus menggali dan mengembangkan potensi yang ada di Kelurahan Leuwigajah baik dibidang budaya, pemerintahan maupun kemasyarakatan. Usai dilantik, setelah melakukan konsolidasi internal dan eksternal, perlu dilakukan silaturahmi dengan para pemangku dan tokoh yang ada di Kelurahan Leuwigajah.
Seperti diamanatkan oleh pemerintah, kata Agus, aparat di kelurahan diberikan tugas untuk melaksanakan peraturan, pembangunan dan pemberdayaan masyarakat setempat. Untuk melaksanakannya tentu harus ada kesiapan dan konsolidasi didalam dan keluar terutama dengan para tokoh, ketua RW dan elemen masyarakat lainnya.
“Setelah konsolidasi internal saya akan melakukan silaturahmi ke seluruh wilayah,” pungkasnya.