HKN di Cimahi:Ketika Pidato Ngatiyana Puji Kabinet Jokowi Periode Lalu
Limawaktu.id - Sedikitnya empat permasalahan kesehatan di Kota Cimahi muncul dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tahun 2019 tingkat Kota Cimahi yang digelar Selasa (12/11/2019) di Kompleks Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah.
Keempat isu permasalahan itu adalah stunting, Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), tingginya harga obat dan kesehatan hingga masih rendahnya penggunaan alat kesehatan buatan dalam negeri (lokal).
Wakil Wali Kota Cimahi, Ngatiyana mengatakan, permasalahan-permasalahan tersebut akan menjadi fokus perhatian pemerintah dari tingkat pusat hingga daerah hingga mencapai Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan sehat.
"Hal-hal tersebut akan jadi perhatian kita bersama untuk dapat segera diupayakan solusinya," ujar Ngatiyana. Dalam kesempatan tersebut, Ngatiyana juga memuji kinerja kabinet era Presiden dan Wakil Presiden periode 2014-2019, Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam bidang kesehatan untuk pembangunan SDM.
"Ada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) setiap tahun, dimana salah satunya diukur adalah usia harapan hidup," katanya. Ia melanjutkan, isu-isu strategis termasuk di Kota Cimahi sudah dilaksanakan dan dianggap ada perbaikan. Seperti dari angka kematian ibu dan anak, menurunnya angka stunting, meningkatnya cakupan imunisasi dan berhasilnya pengendalian penyakit menular seperti Tuberkulosis (TB).
"Dalam kurun waktu 5 tahun, angka stunting berhasil diturunkan hampir 10 persen," terang Ngatiyana. Kemudian permasalah krusial saat ini, kata dia, naiknya biaya JKN yang di-cover Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. "Untuk itu, mari kita carikan solusinya bagaimana mengatasi masalah yang dihadapi saat ini dalam memfasilitasi masyarakat untuk mendapat akses kesehatan yang adil dan merata," jelas Ngatiyana.
Dalam moment HKN ini, Nagtiyana berharap derajat dan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Cimahi semakin baik. Di katakannya, Puskesmas dan rumah sakit di Kota Cimahi akan maksimal memberikan pelayanan kesehatan bagi warga. "Mudah-mudahan ke depan kesehatan masyarakat semakin baik termasuk pelayanannya," pungkasnya.