Senin, 16 Januari 2023 16:11

Hindari Penumpukan , Pemkot Cimahi Gulirkan Pilah Sampah dari Rumah

Pembuangan sampah ke TPA Sarimukti, di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) lagi-lagi tersendat sejak pekan kemarin [Humas]

Limawaktu.id,- Pembuangan sampah ke TPA Sarimukti, di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) lagi-lagi tersendat. Kondisi itu terjadi sejak sepekan belakangan.

Menaggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kota Cimahi mengeluarkan kebijakan pemilahan sampah sejak dari rumah tangga untuk mengurangi produksi sampah yang bakal dibuang ke TPA Sarimukti.

"Jadi sebelum diangkut ke TPA (Sarimukti), sampah itu sudah berkurang. Jadi sampah organik bisa dimanfaatkan untuk bahan daur ulang," ungkap Pj Wali Kota Cimahi Dikdik S Nugrahawan, Senin  (16/1/2023).

Dia mengatakan,  produksi sampah masyarakat Kota Cimahi juga terhitung sangat tinggi. Dalam sehari, sampah yang dihasilkan dan dibuang ke TPA Sarimukti bisa mencapai 270 ton.

"Produksinya 270 ton per hari. Sedangkan berdasarkan penelitian, sampah residu itu hanya 15 persen, selebihnya itu bisa didaur ulang.Nah ini yang harusnya digalakkan dan dilaksanakan masyarakat, jadi nanti yang terbuang ke TPA itu hanya residunya saja," kata Dikdik.

Saat ini pihaknya sedang memikirkan cara untuk mengonversikan nilai ekonomi dari sampah yang dipilah oleh masyarakat sejak dari rumah tangga.

"Jadi yang sedang dipikirkan sekarang harus bisa dikonversikan nilai ekonominya. Memilah sampah sekaligus sirkulan ekonomi berjalan. Kita punya bank sampah Samici, tapi belum bisa menampung jumlahnya," Ujarnya.

Namun Dikdik menyebut program pemilahan sampah tersebut mesti digulirkan terlebih dahulu untuk membiasakan masyarakat memilah sampah berdasarkan kategorinya.

"Aturannya sudah saya buat dan ditandatangani. Nanti pelaksanaannya juga akan diawasi oleh pejabat-pejabat Pemkot Cimahi, nanti mereka keliling mengecek pemilahan sampah di setiap lingkungan masyarakat," pungkasnya.

Molornya pengangkutan sampah di wilayah Bandung Raya sejak sepekan terakhir ini disebabkan oleh terganggunya operasional alat berat di TPA Sarimukti.