Gus Ipul Minta di Sekolah Rakyat Tidak Terjadi Perundungan
Limawaktu.id, Bogor – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meminta kepada satuan pendidikan di Sekolah Rakyat agar tidak terjadi perundungan kepada siswa. Karenanya dia meminta tenaga pendidik dan wali asuh untuk melakukan penjagaan.
Hal itu diungkapkan Gus ipul saat melakukan peninjauan di Seklah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 10 STIS Cibinong, Senin, 14 Juli 2025.
Menurut Gus Ipul, Pada tahun ajaran baru 2025, sebanyak 100 siswa yang terbagi dalam 4 rombongan belajar (rombel) akan mulai menuntut ilmu di SRMP 10 STIS Cibinong. Seluruhnya akan mengenyam pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Ada tiga hal yang harus dijaga dengan baik oleh para tenaga pendidik dan wali asuh, yaitu tak boleh ada perundungan di lingkup sekolah. Selain itu, ia juga menegaskan tak boleh ada pelecehan seksual dan tindakan intoleransi baik oleh sesama siswa maupun oleh tenaga pendidikan dan wali asuh.
"Ada tiga hal yang harus dihindari atau dimitigasi. Yang pertama bullying atau perundungan. Kedua, jangan sampai ada pelecehan seksual. Yang ketiga, tidak boleh ada intoleransi," kata Gus Ipul.
Sementara, Kepala Sekolah SRMP 10 STIS Cibinong Fitri Puspitasari mengungkapkan untuk mengayomi 100 siswa dengan latar belakang berbeda bukanlah hal yang mudah. Akan tetapi, berbagai permasalahan akan bisa diselesaikan dengan kerja sama dan komunikasi yang baik dengan berbagai pihak.
"Saya yakin dengan kolaborasi bersama. Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan," tegas Fitri.
Diberitakan Limawaktu.id, sebelumnya, 100 orang yang diterima sebagai Siswa Sekolah Rakyat Kota Cimahi, hari ini mulai mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) secara serentak bersama denga para siswa SR lainnya di 63 titik seluruh Indonesia, yang dibuka secara resmi oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Masa pengenalan lingkungan sekolah ini dipusatkan di Sekolah Rakyat Menengah Pertama 10 Kabupaten Bogor, di Sentra Terpadu Inten Soewono (STIS) Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (14/7/2025).
Untuk Sekolah Rakyat Kota Cimahi, masa MPLS dilaksanakan di kampus Sekolah Rakyat yang berlokasi di Sentra Abiyoso, Jalan Kerkof, Kelurahan Leuwigajah, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi.
Kepala Sentra Abiyoso Feri Afrianto menjelaskan, Selama MPLS, selain pengenalan lingkungan sekolah, para siswa juga akan menjalani cek kesehatan gratis, kedisiplinan, tes talenta DNA, hingga pengenalan kartu siswa.
“Cek kesehatan gratis ini akan dilakukan selama tiga hari untuk memeriksa seluruh siswa agar bisa terdeterksi jika ada yang mengidap penyakit menular, jika ada anak yang mengidap penyakit menular untuk dipulihkan terlebih dahulu agar bisa mengikuti pembelajaran di Sekolah Rakyat, ” jelas Feri, kepada Limawaktu.id.