Selasa, 23 Juni 2026 15:16

Fokus pada Peningkatan Mutu, SMA Pasundan 1 Cimahi Optimalkan Fasilitas Pendidikan

Kepala SMA Pasundan 1 Cimahi, Dadang Hendrayana [Istimewa]

Limawaktu.id, Kota Cimahi - Terbatasnya lahan untuk pengembangan fisik baru mendorong manajemen SMA Pasundan 1 Cimahi untuk mengalihkan fokus strategis mereka. Kepala Sekolah, Dadang Hendrayana, menyatakan bahwa saat ini pihak sekolah lebih berkonsentrasi pada peningkatan mutu pendidikan dan kualitas pelayanan bagi para siswa

Dalam keterangannya di kantor yang berlokasi di Jl. Terusan Cimahi pada Selasa, 23 Juni 2026, Dadang menjelaskan bahwa pembangunan gedung baru saat ini sudah mencapai batas maksimal, kecuali jika dilakukan pengembangan secara vertikal ke lantai tiga yang memerlukan biaya besar

Oleh karena itu, prioritas sekolah tahun ini adalah memperkuat aspek pedagogis dan kegiatan non-akademik

"Kami konsen ke pelayanan dan peningkatan mutu pendidikan, mulai dari cara mengajar hingga pengembangan kegiatan ekstrakurikuler (ekskul)," ujar Dadang

Menurut Dadang, Prestasi Lulusan dan Pengembangan Fasilitas Langkah strategis ini didasari oleh pencapaian lulusan tahun ini yang dinilai sangat menggembirakan. Tercatat sebanyak 22 dari 125 lulusan SMA Pasundan 1 Cimahi berhasil diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN)

Untuk menunjang prestasi siswa lebih lanjut, pihak sekolah tengah melakukan renovasi besar-besaran pada infrastruktur pendukung belajar, termasuk Laboratorium Komputer dan Laboratorium IPA agar siswa merasa lebih nyaman dalam menimba ilmu

“Selain itu, tampilan depan sekolah juga sedang diperbaiki guna mempercantik estetika gedung dan menarik minat calon siswa baru,” katanya.

Penguatan Karakter melalui Budaya Sunda Selain aspek akademik, SMA Pasundan 1 Cimahi juga memberikan perhatian khusus pada pelestarian budaya lokal. Sekolah kini meningkatkan intensitas ekskul budaya Sunda, seperti kesenian Degung dan Paduan Suara, dengan mendatangkan pelatih profesional dari luar sekolah

Untuk tahun ajaran ini, SMA Pasundan 1 Cimahi berkomitmen menjaga kualitas pembelajaran dengan hanya menerima 5 rombongan belajar (rombel), menyesuaikan dengan kapasitas bangunan yang tersedia saat ini

.