Fokus ke Monas, Mayday di Kota Bandung Lengang dari Unjukrasa
Limawaktu.id, BANDUNG – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Kota Bandung pada Jumat (1/5/2026) berlangsung dalam suasana kondusif. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kawasan pusat pemerintahan Provinsi Jawa Barat, Gedung Sate, terpantau lengang dari konsentrasi massa unjuk rasa.
Sepinya aktivitas aksi di Bandung disebabkan oleh pergeseran fokus pergerakan buruh menuju Jakarta. Berdasarkan data dari Serikat Pekerja, diperkirakan sekitar 4.000 buruh dari Bandung Raya dan total 50.000 buruh se-Jawa Barat telah bertolak menggunakan puluhan bus menuju kawasan Monas dan Gedung DPR RI untuk bergabung dalam aksi nasional.
“Konsentrasi massa memang diarahkan ke Jakarta untuk menyuarakan tuntutan serikat pekerja secara terpusat. Namun, kami tetap memastikan situasi di Bandung tetap terkendali,” ujar salah satu perwakilan serikat pekerja di titik kumpul Gadobangkong pagi tadi.
Ketua DPD SBSI 92 Jawa Barat Ajat Sudrajat mengatakan, anggota SBSI di Jawa Barat memilih untuk melakukan aksi terpusat di Jakarta agar suara buruh Jawa Barat lebih terdengar secara nasional.
“Namun, kami tidak meninggalkan Bandung begitu saja; aspirasi lokal akan tetap kami sampaikan pada puncak acara di Balai Kota lusa,” kata Ajat.
Meski aktivitas massa minim, Polrestabes Bandung tetap menyiagakan sedikitnya 1.500 personel gabungan di titik-titik vital. Petugas melakukan pengamanan di sepanjang Jalan Diponegoro dan melakukan penyekatan di lima gerbang tol utama untuk memfasilitasi kelancaran iring-iringan bus buruh yang menuju ibu kota.
Kapolrestabes Bandung menyatakan bahwa langkah ini diambil guna mengantisipasi adanya aksi spontan serta memastikan aktivitas warga dan wisatawan yang sedang menikmati libur nasional tidak terganggu.
Puncak Perayaan Lokal di Balai KotaPemerintah Kota Bandung sendiri telah menjadwalkan puncak perayaan May Day tingkat kota pada Minggu, 3 Mei 2026 mendatang. Acara tersebut akan dipusatkan di Balai Kota Bandung dengan format "May Day Fiesta", yang mencakup layanan publik gratis, pasar sembako murah, hingga dialog antara pemerintah, pengusaha, dan pekerja.
"Sebanyak 1.500 personel gabungan tetap kami siagakan di titik-titik vital seperti Gedung Sate dan DPRD Jawa Barat. Meski konsentrasi massa bergeser ke Jakarta, pengamanan tetap dilakukan secara humanis untuk memastikan aktivitas warga Bandung dan wisatawan di hari libur ini tetap berjalan aman dan lancar." Terang Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono.
Hingga siang ini, arus lalu lintas di dalam kota Bandung terpantau lancar, sementara kepadatan mulai terlihat di jalur tol Cipularang arah Bandung akibat lonjakan arus wisatawan di hari libur