Dukung Inovasi Daerah, Warga Cipatat Dirikan Pusat Kreasi Desa
Limawaktu.id, Bandung Barat - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bandung Barat, Dudi Supriadi mengungkapkan, Pusat Kreasi Desa memiliki peran strategis dalam mendorong inovasi, memperkuat kapasitas pemuda desa, serta mendukung pengembangan UMKM dan pariwisata berbasis potensi lokal.
“Pusat Kreasi Desa harus menjadi ruang kolaborasi dan inovasi yang mampu menghasilkan karya-karya kreatif bernilai ekonomi, sekaligus memperkuat identitas dan potensi desa,” ungkapnya, saat meresmikan Pusat Kreasi Desa, di sela-sela Musdes BUMDesma Bangkit Mandiri Sejahtera, di Desa Ciptaharja, Kecamatan Cipatat, belum lama ini.
Mneurutnya, Pusat Kreasi Desa merupakan ruang kolaborasi, inovasi, dan pengembangan potensi kreatif masyarakat desa. Kehadirannya menjadi simbol kebangkitan desa sebagai pusat lahirnya ide-ide kreatif berbasis potensi lokal.
Peresmian ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Musyawarah Antar Desa (Musdes) BUMDesma Bangkit Mandiri Sejahtera. Mewakili Bupati Bandung Barat, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bandung Barat hadir langsung, sekaligus menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat peran BUMDesma dan mengoptimalkan Pusat Kreasi Desa sebagai motor penggerak ekonomi kreatif perdesaan.
Kehadiran Pusat Kreasi Desa diharapkan menjadi “rumah besar” bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menuangkan kreativitas. Beragam aktivitas dapat dikembangkan, mulai dari produksi podcast, pembuatan film, pengembangan website, hingga pembuatan aplikasi berbasis potensi lokal desa.
Salah satu fasilitas unggulan yang langsung menarik perhatian adalah Studio Podcast Pusat Kreasi Desa. Studio ini dirancang sebagai sarana edukasi, promosi, dan publikasi potensi desa agar mampu menjangkau masyarakat luas melalui platform digital.
Dia menjelaskan, eresmian ini bertujuan mengoptimalkan peran Pusat Kreasi Desa sebagai pusat ide, inovasi, dan solusi bagi pengembangan UMKM, pariwisata, serta pelestarian budaya lokal. Dengan pemanfaatan teknologi digital, desa tidak lagi hanya menjadi objek pembangunan, tetapi tampil sebagai pelaku utama dalam menciptakan nilai ekonomi baru.
Ke depan, Pusat Kreasi Desa akan mengembangkan berbagai program strategis, seperti pelatihan konten kreatif, produksi podcast tematik, pembuatan film dokumenter desa, penguatan media digital UMKM, serta kolaborasi dengan BUMDesma, pemerintah daerah, dan komunitas kreatif.
Dengan diresmikannya Pusat Kreasi Desa, diharapkan tumbuh ekosistem kreatif yang berkelanjutan, meningkatkan partisipasi masyarakat, membuka peluang usaha baru, serta mendorong kesejahteraan ekonomi desa secara inklusif. Desa kini tidak hanya membangun, tetapi juga berkarya, berinovasi, dan menginspirasi.