Senin, 22 Juli 2019 11:46

Dispangtan Bakal Sasar 3.000 Hewan Kurban

Pemeriksaan Hewan Qurban. [ferybangkit]

Limawaktu.id - Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi bakal menyasar lapak penjual hewan kurban jelang Idul Adha 1440 Hijriyah. Ada 3.000 hewan yang ditargetkan terperiksa tahun ini.

Pemeriksaan hewan kurban seperti sapi, domba hingga kambing akan dilaksanakan dalam dua tahap. Pemeriksaan ke penjual dan ante mortem (sebelum disembelih) akan dilaksanakan tanggal 2-10 Agustus. Sementara pemeriksaan post mortem (setelah disembelih) akan dilaksanakan 11-13 Agustus.

"Kita targetkan 3.000 hewan kurban yang terperiksa. Kita siapkan 27 petugas yang disebar di 15 kelurahan se-Kota Cimahi," terang Retno Wulan, Kepala Seksi Peternakan pada Dispangtan Kota Cimahi, saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Senin (22/7/2019.

Dikatakan Retno, dalam pemeriksaan hewan itu, petugas akan memeriksa dari sisi kesehatan dan umur hewan. Sebab, hewan yang disembelih pada idul qurban nanti harus sehat, tidak cacat dan cukup umur.

"Kita periksa kesehatannya sama umurnya. Kalau yang laik kita kasih tanda sehat dan memenuhi syarat," ujar Retno.

Dalam pemeriksaan nanti, para petugas sekaligus akan mengingatkan agar sapi betina produktif agar tidak dijual apalagi sampai disembelih. Sebab dikhawatirkan dapat mempengaruhi produksi dan populasi ternak.

"Kalau yang betina produktif diharapkan tidak dipotong," tegas Retno.

Berdasarkan data pemeriksaan hewan tahun sebelumnya, ada 2.021 ekor hewan kurban yang diperiksa. Rinciannya, 1.473 ekor domba dan 548 ekor sapi. Hasilnya, petugas menemukan 60 ekor domba dan 23 ekor sapi yang belum cukup umur.

Sedangkan dari segi kesehatan, petugas juga menemukan 15 ekor hewan kurban yang sakit. Seperti 11 ekor domba yang terkena pink eye, 2 ekor sapi terkena pink eye serta 2 ekor domba terkena orf. "Sehingga tahun lalu hanya 1.923 ekor yang mendapatkan tanda sehat," ucap Retno.

Sedangkan berdasarkan pemeriksaan ante mortem atau 12 jam sebelum disembelih, petugas berhasil menyasar 2. 053 ekor hewan kurban. Rinciannya, 941 sapi dan 1.191 domba serta 21 kambing. Hasilnya, ditemukan 71 ekor sapi, 215 domba dan 8 kambing yang belum cukup umur.

"Dan yang sakit domba pink eye 14 ekor, domba orf 4," terangnya.

"Kalau lihat dari tahun sebelumnya, kebanyakan hewan berasal dari luar Cimahi. Ada juga dari peternak Cimahi, kebanyakan domba," sambung Retno.

Selain pemeriksaan hewan kurban, Dispangtan Kota Cimahi juga akan memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) terhadap para tenaga penyembelih. Rencananya, Bimtek akan dilaksanakan 30 Juli mendatang.

"Pesertanya 50 orang, sasarannya dari DKM," tandas Retno.