Dishub Akan Terapkan pengaturan lalu lintas 24 Jam Saat Pembangunan Underpass
Limawaktu.id, Kota Cimahi - Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi mulai mematangkan skema rekayasa lalu lintas menyusul rencana pembangunan Underpass Gatot Subroto (Gatsu) dan pemeliharaan Jembatan Pemkot Cimahi. Langkah krusial ini diambil mengingat akan diberlakukannya penutupan jalan secara total di kawasan tersebut selama masa konstruksi berlangsung.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi, Endang, menyatakan bahwa kepastian jadwal pelaksanaan masih terus dikoordinasikan secara intensif dengan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat. Penutupan jalur dan pengalihan arus kendaraan baru akan dieksekusi setelah seluruh persyaratan teknis di lapangan terpenuhi.
“Sebelum penutupan dan pengalihan arus lalu lintas diberlakukan, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Rambu-rambu portabel yang mengarahkan pengguna jalan, kemudian traffic cone, barrier, dan lain sebagainya, harus disiapkan dulu,” ujar Endang saat memberikan keterangan kepada media.
Menurut Endang, mengingat dampak penutupan jalan yang bersifat menyeluruh, Dishub Kota Cimahi akan menerapkan pengaturan lalu lintas (Gatur) selama 24 jam penuh. Untuk mengantisipasi titik-titik mati dan simpul kemacetan—khususnya di kawasan persimpangan—pemerintah daerah akan menerjunkan personel gabungan.
Dalam pelaksanaannya, Dishub tidak bergerak sendiri melainkan turut melibatkan satuan TNI. Penempatan personel di lapangan diatur secara dinamis dan kondisional. Pada tahap awal atau masa uji coba, pengawasan akan diperketat guna memfasilitasi fase pembiasaan bagi masyarakat pengguna jalan.
Pemkot Cimahi mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi mengenai rute pengalihan arus dan menyesuaikan waktu perjalanan guna meminimalisasi kemacetan selama proyek infrastruktur ini berjalan.