Minggu, 5 April 2026 15:32

Dimakamkan di TMP Cikutra, Almarhum Zulmi Aditya Naik Pangkat Luar Biasa

Pemakaman Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar, prajurit TNI yang gugur di Lebanon saat menjadi pasukan penjaga perdamaian dibawah bendera PBB, dipimpin Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. [Istimewa]

Limawaktu.id, Kota Bandung - Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto bertindak sebagai inspektur upacara saat pemakaman Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar, prajurit TNI yang gugur di Lebanon saat menjadi pasukan penjaga perdamaian dibawah bendera PBB.

Menurut Agusu Subiytanto, negara menyampaikan penghormatan atas gugurnya almarhum yang telah mengabdikan diri demi bangsa dan negara.

“ Almarhum  gugur demi kepentingan serta keluhuran bangsa dan negara pada hari Senin tanggal 30 Maret 2026 pukul 10.45 waktu Lebanon atau 15.45 WIB,” ujar Agus di hadapan pasukan dan keluarga.

Agus Subiyanto juga menjelaskan,  negara memberikan penghormatan tertinggi berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) atau Kenaikan Pangkat Anumerta.

“Kami juga memastikan seluruh hak keluarga ahli waris terpenuhi, mulai dari santunan risiko kematian khusus (SRKK) dari ASABRI hingga beasiswa pendidikan untuk anak-anak almarhum," terang Agus Subiyanto, Minggu, 5 April 2026.

Dia menyebutkan, setiap prajurit yang gugur mendapatkan santunan hak-hak penuh. Untuk Mayor Inf (Anm) Zulmi Aditya Iskandar, total santunan yang diberikan adalah sebesar Rp1.894.688.236 sebagai bentuk penghargaan atas pengabdiannya.

“"Almarhum adalah teladan prajurit yang memiliki disiplin, loyalitas, dan dedikasi tinggi hingga akhir hayatnya di medan tugas internasional. Bangsa Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya, " sebut Agus.

Salah satu keluarga almarhum Risman Efendi mengatakan, keluarga almarhum menyampaikan rasa bangga sekaligus duka mendalam atas kepulangan sang prajurit:

“Keluarga merasa tenang dengan adanya informasi kepastian pemulangan jenazah dari pemerintah dan penghormatan untuk almarhum usai  menjalankan tugas mulia,” kata Risman.