Dihadapan Jokowi, Emil Akui Kasus TBC di Jabar Masih Tinggi
Limawaktu.id - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyebutkan, kasus Tuberculosis (TBC) di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat masih tinggi. Jumlahnya mencapai 127 ribu hingga tahun 2019.
Hal itu disampaikan Emil, sapaan Ridwan Kamil dihadapan Presiden RI, Joko Widodo dalam acara "Gerakan Bersama Menuju Eliminasi TBC 2030" di Gedung Cimahi Techno Park (CTP), Jalan Raya Baros, Kota Cimahi, Rabu (29/1/2020).
Hadir juga Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Muhadjir Effendy, Ketua Dewan Pembina Stop TB Partnership Indonesia Arifin Panigoro hingga para gubernur dan bupati/wali kota se-Indonesia.
"Kasus TBC diakui di Jabar masih tinggi sekitar 100 ribu (lebih) kasus, hal itu memang setara dengan provinsi jumlah penduduk tertinggi di Indonesia," terang Emil.
Dikatakan Emil, berbagai upaya sudah dilakukan pihaknya bersama unsur pemerintahan di tingkat kota/kabupaten untuk menurunkan dan pencegahan TBC di Jawa Barat. Seperti koalisi organisasi profesi peduli TBC, kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan hingga organisasi keagamaan.
Selain itu, inovasi penanganan TBC turut dilakukan, seperti Rabu Sayang Penderita TBC, Gojek DOTS, Gerakan Masyarakat Eliminasi TBC, Klub TBC-Paru (Kutaru), kader pemantau batuk, Desa Peduli TBC dan salurkan bantuan nontunai bagi penerima program keluarga harapan (PKH) untuk fokus pemberantasan menuju eliminasi TBC.
Dari berbagai upaya yang dilakukan itu, kata Emil, tingkat keberhasilannya masih fluktuatif. Meski begitu, pihaknya terus berkolabirasi dengan unsur wilayah dalam penanganan TBC ini. "Ada kisaran 90%, turun 83%, dan terakhir 71%," kata Emil.
"Kita bertekad 10 tahun lagi bahwa TBC di Indonesia bisa berkurang sesuai target berkurang dan fokus pada pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di tahun 2045 sebagai tahun keemasan Indonesia," sambung Emil.