Kamis, 16 Oktober 2025 9:16

Diduga Ada Mafia Tanah, Rike Turun ke SMPN Babakan Cikao

Anggota Komisi VI DPR RI Rieke Diah Pitaloka [dpr.go.id]

Limawaktu.id, Purwakarta – Anggota Komisi VI DPR RI Rieke Diah Pitaloka turub tangan atas persoalam lahan yang ada di SMP Negeri Babakan Cikao Purwakarta.Pasalnya, diduga ada keterlibatan mafia tanah dan mafia hukum  yang bermain, sehingga lahan SMPN Babakan Cikao ini terancam beralih kepemilikan, setelah ada Kepala Desa yang mengungkap jika 8.000 meter lahan yang digunakan sekolah tersebut merupakan milik seseorang.

“Saya mendapat tugas dari  Gubernur Jabar, Kang Dedi Mulyadi dan Bupati Purwakarta Oom Zein kawal tuntas kasus Mafia Tanah di SMPN 1 Babakan Cikao,” ungkap Rieke di akun instagramnya, Kamis, 16 Oktober 2025.

Di menjelaskan, SMPN 1 BBC, Kabupaten Purwakarta berdiri sejak 1983 di atas lahan seluas ±10.000 m². Tahun 2001, sertifikat tanah SMPN 1 Babakan Cikao diterbitkan BPN. Tapi tiba-tiba di 2024, ada “Kepala Desa” yang mengeluarkan selembar surat pernyataan bahwa lahan SMPN 1 seluas 8.000 m² milik seseorang.

“ SMPN 1 BBC digugat dan sidang berjalan cepat. SmPN 1 BBC kalah di PN Purwakarta, kalah di kasasi PT Bandung, sekarang di tahap akhir kasasi MA,” jelasnya.

Menurut Rieke, Dengan bukti-bukti yang diperlihatkan pihak sekolah dan Kuasa Hukum, Bapak Marwan, serta dari Kepala Dinas Pendidikan Purwakarta, Ibu Sadiyah terindikasi kuat ada permainan mafia tanah berkolaborasi dengan mafia hukum.

“Kami mendukung Komisi Yudisial dan Mahkamah Agung untuk menyelidiki para hakim terkait di PN Purwakarta dan PT Bandung dalam.putusan perkara terkait gugatan atas lahan SMPN 1 BBC Purwakarta,” katanya.

Dia melanjutkan, Pihaknya memohon Majelis Hakim dan Panitera Mahkamah Agung menegakkan keadilan dalam persidangan dan putusan akhir SMPN 1 BBC melawan pihak yang terindikasi mafia tanah.