Selasa, 6 Agustus 2019 12:15

Cimahi Menuju Siaga Kekeringan, ini Sebabnya!

Ilustrasi Warga sendang mengantri pasokan Air [ Ferry Bangkit Rizki]

Limawaktu.id - Badan Penangguulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi tengah memproses statu siaga kekeringan. Status itu disiapkan sebagai antisipasi menghadapi musim kemarau panjang.

"Siaga itu hanya antisipasi. Persiapan Pemkot cimahi dalam mengantisipasi kemarau seperti apa, jadi bukan darurat kekeringan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Cimahi, Nanang saat ditemui di Kantor BPBD Kota Cimahi, Jalan Cihanjuang, Selasa (6/8/2019).

Nanang menjelaskan, rencanan status siaga kekeringan yang akan dikeluarkan Pemkot Cimahi ini dilatarbelakangi informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dan hasil Rapat Koordinasi (Rakor) tingkat Provinsi Jawa Barat tentang kekeringan.

Informasi BMKG dan hasil Rakor itu ditindaklanjuti dengan Rakor di tingkat Kota Cimahi pekan lalu. Rapat itu diikuti sejumlah instansi terkait seperti DPKP, Pemadam Kebakaran Kota Cimahi, kecamatan hingga kelurahan.

"Kami sedang memproses nota dinas ke Pak Wali (Ajay) untuk mempelajarinya. Jadi masih menuju siaga kekeringan. Ini sebagai antisipasi saja," tegas Nanang.

Berdasarkan data dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Air Minum pada Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi, hingga saat ini sudah ada 20 RW dari 11 kelurahan yang dilaporkan mengalami krisis air bersih akibat kemarau berkepanjangan.

"Kalau di Cimahi allhamdulilah ketersediaan air bersih masih cukup. Tapi distribusi bantuan air bersih sudah banyak juga. Mudah-mudahan kemaraunya gak panjang," jelasnya.