Kamis, 16 Juli 2026 15:44

Bukti Kepercayaan Pemerintah Pusat Cimahi Dipilih Jadi Lokasi Sosialisasi ORI030

Wali Kota Cimahi Ngatiyana memberikan keterangan pers usai membuka kegiatan sosialisasi ORI030 di Aula A Pemerintah Kota Cimahi, Kamis, 16 Juli 2026. [Foto : Suara Pakta]

Limawaktu.id, Kota Cimahi - Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah, Kota Cimahi mendapat kepercayaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia sebagai lokasi pelaksanaan Edukasi dan Sosialisasi Literasi Keuangan sekaligus penawaran Obligasi Negara Ritel (ORI) Seri ORI030. Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, menilai penunjukan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah pusat terus menggandeng pemerintah daerah dalam menjaga pembiayaan pembangunan nasional.

Hal itu disampaikan Ngatiyana saat membuka kegiatan sosialisasi ORI030 di Aula A Pemerintah Kota Cimahi, Kamis, 16 Juli 2026.

Menurutnya, dipilihnya Kota Cimahi sebagai tuan rumah sosialisasi instrumen investasi negara merupakan bentuk kepercayaan yang patut diapresiasi sekaligus mempertegas sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan fiskal.

"Ini menjadi kebanggaan bagi Kota Cimahi. Kepercayaan dari Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa sinergi pusat dan daerah berjalan dengan baik. Kami berharap kolaborasi seperti ini terus diperkuat agar berbagai tantangan pembangunan dapat diatasi bersama," ujar Ngatiyana.

Dalam paparannya, Ngatiyana menyoroti pentingnya Obligasi Negara Ritel sebagai salah satu instrumen pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Di tengah meningkatnya kebutuhan belanja pemerintah dan keterbatasan ruang fiskal, ORI dinilai menjadi alternatif pembiayaan yang melibatkan partisipasi langsung masyarakat.

Ia mengatakan, tantangan defisit anggaran bukan hanya dihadapi pemerintah pusat, tetapi juga dirasakan oleh banyak pemerintah daerah. Namun demikian, kondisi tersebut dinilai masih berada dalam batas yang aman selama dikelola secara disiplin dan didukung instrumen pembiayaan yang sehat.

"Instrumen seperti ORI030 sangat membantu pembiayaan pembangunan. Bukan hanya untuk Cimahi, tetapi juga bagi Indonesia secara keseluruhan. Dengan pengelolaan yang baik, pembangunan tetap dapat berjalan meskipun ada tantangan fiskal," katanya.

Ngatiyana juga mengajak masyarakat untuk melihat ORI030 tidak sekadar sebagai produk investasi, tetapi sebagai bentuk gotong royong membiayai pembangunan nasional. Semakin besar partisipasi investor domestik, menurutnya, semakin kuat pula kemandirian pembiayaan negara.

Ia berharap berbagai program pembangunan di Kota Cimahi tetap berjalan meski pemerintah sedang melakukan efisiensi anggaran. Menurutnya, kebijakan efisiensi bukan berarti menghentikan pembangunan, melainkan mengoptimalkan penggunaan anggaran agar lebih tepat sasaran.

"Kami berharap program-program pembangunan di Cimahi tetap berjalan. Efisiensi bukan berarti pembangunan berhenti, tetapi bagaimana anggaran dimanfaatkan secara efektif untuk mendukung program prioritas," ucapnya.

Ngatiyana juga menegaskan bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan tetap berkomitmen menjaga keberlanjutan pembangunan nasional, termasuk mendukung pelaksanaan program prioritas Presiden Republik Indonesia.

Menanggapi kondisi APBN, Ngatiyana menilai tingkat defisit yang masih berada di bawah tiga persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) menunjukkan kondisi fiskal Indonesia masih terkendali.

"Defisit di bawah tiga persen masih relatif aman. Yang terpenting adalah bagaimana pemerintah tetap mampu menjalankan berbagai program strategis yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, sosialisasi ORI030 merupakan bagian dari strategi Kementerian Keuangan untuk memperluas basis investor ritel sekaligus meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Melalui ORI030, masyarakat dapat berinvestasi pada surat utang negara yang dijamin pemerintah, sekaligus berkontribusi langsung terhadap pembiayaan APBN dan pembangunan nasional.

Ngatiyana menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Keuangan atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Cimahi. Ia berharap kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat agar stabilitas fiskal tetap terjaga dan pembangunan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Keuangan. Semoga kolaborasi ini semakin erat sehingga pembangunan di daerah maupun nasional dapat terus berjalan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," pungkasnya.