Buat Pengendara Motor Terjatuh, Jalan Berlubang Cihampelas-Cililin Sempat Ditanami Pisang
Limawaktu.id - Tukang ojeg di Pasar Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat mengaku heran dengan pemerintah yang tak kunjung memperbaiki Jalan Raya Cihampelas-Cililin.
Sebab merasa jengkel dan kesal, jalan raya yang tepat berada di depan pangkalan ojek itu sempat ditanami pohon pisang. Aksi protes itu viral lewat media sosial facebook.
Hambali (55), salah seorang pengemudi ojek konvensional menuturkan, pohon pisang yang viral ditanam dijalan berlubang itu diperkirakan sudah ada sejak Kamis (13/2/2020) malam.
"Saya taunya tadi pagi. Tapi sekarang udah dicabut lagi sama warga, soalnya sempat bikin macet," ujar Hambali saat ditemui, Jumat (14/2/2020).
Berdasarkan pantauan, ruas jalan sebelah kiri menuju Cililin dan sekitarnya itu terdapat sejumlah lubang yang menganga. Ukurannya cukup besar dan membahayakan pengendara. Khususnya malam hari. Untuk sementara, lubang menganga itu ditutupi dengan bebatuan.
"Banyak motor kesandung kalau malam. Lubangnya besar. Sangat membahayakan," tutur Hambali.
Menurut Hambali, jalan tersebut sudah lama tidak diperbaiki, sehingga kondisinya lubangnya semakin dalam. "Kalau enggak salah setahun lebih belum di-hotmik lagi," sebutnya.
Asep (45), pengemudi ojek lainnya mengungkapkan, setahu dirinya sudah ada beberapa kecelakaan lalu lintas yang di lokasi jalan yang rusak. "Seingat saya, ada sekutar 5 kejadian motor jatuh. Rata-rata malam semua," tuturnya.
Dikatakannya, warga dan pengemudi ojek sudah mencoba menutupi lubang-lubang itu dengan bahan seadanya. Namun terus tergerus oleh air hujan.
"Rencananya tadi mau ditutup lagi, tapi macet. Kayanya nanti malam biar enggak membahayakan," terang Asep.
Kepala Desa Cihampelas, Asep Mulyadi menyebutkan, aksi tanam pisang pada jalan berlubang itu bukan bentuk protes warga, namun sebagai tanda hati-hati bagi pengguna jalan yang melintas.
"Kalau enggak ditandai sama pohon pisang, bahaya. Lubang tergenang air kan tidak terlihat oleh pengendara, bisa jatuh," katanya.
Menurutnya, Jalan Cihampelas-Cililin mulai rusak ketika terus-menerus diguyur hujan. "Kalau rusaknya 300 meter, ya kira-kira sebulan ke belakang kan hujan terus," pungkasnya.