Belanja di Cimahi, 4 Santri Asal KBB Reaktif Covid-19
Cimahi - Sedikitnya 5 orang pelancong dinyatakan reaktif usai mengikuti rapid test di Kota Cimahi pada Jumat (30/10/2020). Mereka berasal dari Bogor dan Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Pelaksanaan rapid test hari ini bertempat di Cimahi Mall dan Jalan HMS Mintaredja, dekat Gerbang Tol Baros I. Sasaran utamanya adalah pelancong atau masyarakat yang singgah ke Kota Cimahi.
Untuk pelaksanaan di Cimahi Mall, tercatat ada 25 orang pengunjung yang dilakukan rapid test. Hasilnya, ada 4 orang yang dinyatakan reaktif Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, drg. Pratiwi mengungkapkan, keempat orang yang reaktif tersebut merupakan santri di salah satu pesantrendi Kabupaten Bandung Barat (KBB). Mereka sedang menikmati libur panjang in dengan berkunjung ke Cimahi Mall.
"Di Cimahi Mall ada 4 yang reaktif. Mereka santri di KBB," terang Pratiwi saat dihubungi.
Pihaknya, kata Pratiwi, langsung mengantarkan 4 santri tersebut ke pesantrennya. Termasuk barang belanjaan yang sempat mereka beli.
"Kita edukasi juga supaya 4 orang itu dipisahkan dulu dengan santri yang lain sampai nanti diswab dan keluar hasilnya," katanya.
Untuk pelaksanaan swab terhadap 4 santri tersebut, pihaknya menyerahkannya kepada pihak pesantren dan Dinas Kesehatan KBB. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinasi Kesehatan KBB maupun Pemprov Jabar terkait temuan tersebut.
Untuk di Gerbang Tol Baros, ungkap Pratiwi, hanya ada 50 orang yang dilakukan rapid test. Hasilnya, ada 1 orang warga Bogor yang reaktif. Hasilnya sudah diinformasikan kepada yang bersangkutan melalui ponsel.
"Tadinya mau kita swab, tapi katanya sudah pulang ke Bogor. Dia mau swab mandiri," ungkapnya.
Sehari sebelumnya, tepatnya pada Kamis (29/10/2020), pihaknya sudah melaksanakan hal serupa di Kelurahan Cibeureum, Kecamatan Cimahi Selatan.
Tercatat ada 281 orang yang dites rapid. Hasilnya, ada 21 warga yang reaktif. Untuk memastikan paparan Covid-19, mereka dilakukan swab test hari ini.
"Mereka sudah swab dan sudah kita edukasi untuk melaksanakan isolasi mandiri," terang.
Mereka akan dipantau dan diatasi Tim Kelurahan Sehat Aman Covid-19 yang sudah dibentuk Pemkot Cimahi. "Mudah-mudahan hasilnya negatif semua. Mereka gak boleh kemana-mana dulu sampai hasilnya keluar," imbuh Pratiwi.
Ia menegaskan, pelaksaan rapid test ini untuk mengantisipasi penularan Covid-19 saat libur panjang. Terutama dari warga luar daerah yang datang ke Kota Cimahi.
Pelaksanaan rapid tes hari ini, lanjut Pratiwi, terganggu oleh hujan sehingga pelaksanannya tidak maksimal menyasar pelancong yang datang ke Kota Cimahi.
"Kaya di Cimahi Mall, awalnya kita prediksi ramai ternyata sepi. Mudah-mudahan tidak ada kasus baru," tukasnya.