Selasa, 14 April 2020 15:29

Banyak Pengendara Tanpa Masker, Badut-badut Ini Langsung Turun Tangan

Anggota Komunitas Necis Saat Membagikan Masker Gratis ke sejumlah pengendara Lalu-lintas [Fery Bangkit]

Limawaktu.id - Anjuran pemakaian masker untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) tak diindahkan oleh sebagian masyarakat. Termasuk pengendara di Kota Cimahi.

Buktinya, saat pembagian masker gratis dari Komunitas Badut Nyentrik Bandung Cimahi (Necis) bersama kepolisian dan Tagana Kota Cimahi pada Selasa (14/4/2020) ditemukan puluhan pengendara sepeda motor dan mobil yang tidak mengenakan masker.

Pengemudi yang tak mengenakan masker ditengah pandemi Covid-19 pun dihentikan, untuk kemudian diberikan masker secara cuma-cuma alias gratis. Sebagai hiburan bagi pengendara, Komunitas Necis pun menampilkan beberapa atraksi.

Anggota Komunitas Necis, Hendayana mengatakan, dalam kesempatan kali ini ia bersama rekan-rekan lainnya membagikan sebanyak 2020 kepada masyarakat dari mulai kawasan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) dan Alun-alun Kota Cimahi.

Anggota Komunitas Necis Saat Membagikan Masker Gratis ke sejumlah pengendara Lalu-lintas

"Kita hari ini bagikan 2020 masker. Saya pengennya 2020 karena kan Covid-19 ini mewabahnya di Indonesia tahun 2020," ujar Hendayana saat ditemui disela-sela pembagian masker.

Dikatakannya, pembagian masker gratis ini sebagai bentuk kepedulian terhadap mewabahnya virus corona. Dengan cara ini, ia dan rekan-rekannya berharap sedikitnya bisa membantu untuk memutus virus yang disebut berasal dari Wuhan, China itu.

"Badut hadir dengan hiburan untuk pejalan kaki, pengendara motor. khususnya anak kecil. Ini sebagai bentuk peduli kita," ujar Hendayana.

Setelah ini, ia berharap masyarakat lebih menaati anjuran dari pemerintah. Seperti tetap berdiam diri di rumah. Jika ada kepentingan yang mendesak keluar rumah, tetap menggunakan masker.

"Saya berharap untuk masyarakat ikuti aturan pemerintah. Stay di rumah, kalaupun keluar gunakan makser, biasakan cuci tangan," imbuhnya.