Senin, 8 Juli 2019 14:02

Bagi-bagi Benih Padi Inpago di Cimahi, ini Sebaran Wilayahnya!

Padi Inpago [net]

Limawaktu.id - Dinas Pangan dan Pertanuan (Dispangtan) Kota Cimahi telah menyebarkan varietas benih padi inpago kepada para petani. Inpago merupakan jenis padi unggul baru yang tahan lama akan kekeringan.

Kepala Bidang Pertanian pada Dispangtan Kota Cimahi, Mita Mustikasari mengatakan, jauh sebelumnya pihaknya sudah menyiapkan 1.000 kilogram (kg) benih padi inpago. Benih itu sudah diserahkan kepada penyuluh pertanian, kemudian akan diserahterimakan kepada kelompok tani di Kota Cimahi.

"Diserahkan ke kelompok tani, yang serah terima itu oleh penyuluh pertanian," kata Mita saat ditemui di Pemkot Cimahi, Jalan Rd. Hardjakusumah, Senin(8/7/2019).

Pihaknya telah merinci daerah mana saja yang mendapatkan jatah varietas benih padi inpago untuk tahun pertama terap penggunaannya. Padi itu disebar di setiap kelurahan yang berpotensi kekurangan pengairan saat musim kemarau.

Rinciannya, untuk petani di wilayah Kelurahan Citeureup sebanyak 300 kg, Kelurahan Citeureup 80 kg, Kelurahan Leuwigajah 85 kg, dan Kelurahan Cipageran 300 kg. Totalnya ada 800 kg yang siap ditanam oleh petani.

"Sisa 200 kg masih ada di lumbung. Rencana akan diserahkan ke Kelompok Tani Utama Cerdas, Kelurahan Utama," terang Mita.

Untuk jadwal tanamnya, lanjut Mita, itu harus disesuaikan dengan masa tanam petani. Sementara bagi sawah yang sudah mengalami kekeringan, seperti di Kampung Pasir Kiara, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi, itu harus menunggu hujan datang.

"Tanamnya nunggu musim hujan. Kalau untuk pertumbuhan tetap butuh air, artinya antisipasi kalau airnya sedikit," jelas Mita.

Ditegaskannya, pertumbuhan varietas padi inpago tetap membutuhkan pengairan. Hanya saja memang daya tahan terhadap kekeringannya lama dibandingkan padi infari.

"Daya tahannya kurang lebih 1 (satu) tahun," ucap Mita.

Terpisah, Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Cimahi Utara, Rani Kurniati menambahkan, untuk tanam varietas padi baru di Pasir Kiara akan dilakukan jika masih ada hujan di bulan Juli atau Agustus.

"Citeureup akan menunggu ditanam di Musim Tanam April-September 2019 jika masih ada hujan. Inpago tetap membutuhkan air meskipun hanya mengandalkan dari air hujan," jelasnya.